TEBET, AYOJAKARTA - Penerapan aplikasi Peduli Lindungi di DKI Jakarta kini secara bertahap bakal menyasar ke wilayah-wilayah pasar modern.
Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza mengatakan, Perumda Pasar Jaya mulai melakukan uji coba penerapan aplikasi tersebut di Pasar Mayestik dan Blok M Square.
"Penggunaan Peduli Lindungi dimulai dari hari ini untuk kedua pasar tersebut," kata Gatra kepada Ayojakarta, Selasa (28/9/2021) sore.
Persiapan uji coba Peduli Lindungi ini terdiri dari penyediaan QR code dalam aplikasi, sehingga nantinya setiap pengunjung atau pembeli, serta pedagang pasar harus melakukan check ini terlebih dahulu dengan cara scan QR code lewat handphone.
"Pertimbangan Perumda Pasar Jaya untuk kedua pasar tersebut diterapkan uji coba aplikasi Peduli Lindungi karena selain lebih modern, aksesibilitasnya dianggap cukup ideal," ujar Gatra.
Ke depannya, lanjut Gatra, Perumda Pasar Jaya tak menutup kemungkinan atas kesempatan uji coba penerapan aplikasi Peduli Lindungi di seluruh pasar di DKI Jakarta. Namun, hal ini harus berdasarkan hasil evaluasi yang bagus.
Diketahui sebelumnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan uji coba penerapan aplikasi Peduli Lindungi di sejumlah pasar tradisional untuk memastikan rasa aman bagi pengunjung dari penularan Covid-19.
"Ada beberapa pasar rakyat yang akan diuji coba dengan memperhatikan tingkat vaksinasi pedagang dan pengelola pasar rakyat," ujar Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi dalam keterangannya, Sabtu (25/9/2021) lalu.
Terdapat beberapa pertimbangan pelaksanaan uji coba aplikasi Peduli Lindungi di pasar tradisional. Antara lain pedagang dan pengelola pasar tradisional sudah tervaksin 100%. Selain itu, pasar rakyat telah menerapkan protokol kesehatan sesuai rekomendasi Kemendag.
Pada pasar rakyat juga memiliki akses pintu masuk dan keluar yang dapat dikontrol pengelola, serta memiliki standar operasional prosedur (SOP) dalam penerapan protokol kesehatan dan menyediakan sumber daya manusia dalam penerapan aplikasi Peduli Lindungi.
Dilansir dari laman kemendag.go.id, berdasarkan usulan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), implementasi aplikasi Peduli Lindungi akan diuji coba di enam pasar tradisional, yakni Pasar Mayestik (Jakarta), Pasar Blok M (Jakarta), Pasar Baltos (Bandung).
Kemudian, Pasar Modern BSD (Tangerang Selatan), Pasar Modern 8 Alam Sutera (Tangerang), dan Pasar Wonodri (Semarang). Enam pasar rakyat ini telah mendapatkan QR code dari Kementerian Kesehatan.