Jakarta Selatan

Kasatpol PP DKI Marah Besar! Sehari Dututup Anies, Resto Kopi Terbalik Kembali Buka

Oleh: Admin Sabtu 05 Sep 2020, 07:28 WIB
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, saat sidak di Resto Kopi Terbalik di Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Jumat (5/9/2020), malam. (Satpol PP DKI)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM – Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, marah besar saat inspeksi mendadak (sidak) di Resto Kopi Terbalik, Jumat (4/9/2020), malam.

Resto yang berdomisili di Jalan H Nawi Raya Nomor 3A, RT04, Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, diketahui kembali buka. Padahal, sehari sebelumnya, Kamis (3/9/2020), resto tersebut ditutup Gubernur Anies Baswedan karena tidak memenuhi protokol kesehatan Covid-19.

Di Instagram resmi Satpol PP DKI, Arifin terlibat dialog dengan salah satu security resto tersebut. Arifin terlihat marah karena pemilik restoran ini tak mematuhi dan merendahkan wibawa Pemprov DKI Jakarta.

“Kau menurunkan wibawa pemerintah. Siapa yang paling jago di sini. Sudah ditutup semalam. Gubernur langsung yang menutup, kau meremehkan lagi. Sudah merendahkan derajatnya pemerintah, memalukan saja kalian itu. Aku yang dampingi saat Gubernur menutup tempat ini,” tegas Arifin di depan karyawan Resto Kopi Terbalik yang hanya menunduk.

Kasatpol PP DKI Jakarta bersama Camat Cilandak langsung memasang segel line POL PP sebagai tanda bahwa tempat Kopi Tebalik ditutup operasionalnya sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

“Dan selanjutnya akan diproses sesuai ketentuan lebih lanjut. Resto Kopi Tebalik juga terbukti tidak memiliki izin usaha,” tambah Arifin.

Arifin menegaskan, kepada para pemilik usaha restoran,  kafe dan sejenisnya agar dapat mematuhi semua ketentuan yang berlaku, khususnya tentang Protokol Kesehatan Pencegahan Penyebaran Covid 19.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan marah besar ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (3/9/2020) malam dan menemukan Resto Kopi Tebalik yang penuh pengunjung serta mengabaikan protokol kesehatan.

Di lokasi ditemukan sebagian besar pengunjung mengabaikan protokol kesehatan, seperti tidak menggunakan masker serta tidak ada jaga jarak. Petugas Satpol PP dan Anies yang tiba di lokasi, langsung meminta pengelola kafe menutup tempat usaha itu.

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono