Jakarta Selatan

Selama 6 Bulan, RSUD Kebayoran Baru Tangani 268 Pasien Covid-19

Oleh: Admin Kamis 03 Sep 2020, 10:41 WIB
Ilustrasi petugas medis pelayanan covid-19 di RSUD Kebayoran Baru/dok: rsudkebayoranbaru.jakarta.go.id

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM – Pasien yang terkonfirmasi positif terpapar virus Covid-19 dirawat di 12 rumah sakit (RS) rujukan di Jakarta Selatan. Di antaranya adalah RSUD Kebayoran Baru, RSUD Jati Padang, RS MMC, dan RS Siloam Mampang Prapatan.

Direktur RSUD Kebayoran Baru, Dewi Isnawati, memaparkan sejak Maret 2020 sampai dengan Agustus 2020 melayani sekitar 268 pasien Covid-19. Dari total tersebut, 55 di antaranya terpaksa dirujuk karena mengalami perburukan hingga kritis, 89 orang dirawat dan ada sekitar tujuh pasien meninggal dunia.

“Sebagai rumah sakit rujukan tipe D, kami sangat sadar sekali bagaimana melayani sekaligus memutus rantai penularan Covid-19 di masyarakat," ujar Dewi dilansir beritajakarta.id, Rabu (2/9/2020).

AYO BACA : Sudah Tiga Kali Harian Covid-19 di DKI Jakarta Melebihi 1.000 Kasus

Pada kesempatan itu, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali berpesan kepada para tenaga medis, dokter dan pegawai di RSUD Kebayoran Baru untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin yang kuat.

Marullah juga meminta kepada semua petugas RSUD Kebayoran Baru agar selalu siap siaga dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, meski saat ini sedang menghadapi pandemi.

“RSUD Kebayoran Baru memang baru tiga tahun sebagai sebuah rumah sakit. Tapi cita-cita memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat perlu ditambatkan di hati yang paling dalam pada setiap pegawai dan dijalankan dengan semangat yang tinggi,” ujarnya.

AYO BACA : 100 Kasus Aktif Covid-19 Terdeteksi di Mampang

Sebelumnya, sempat beredar informasi di masyarakat tentang kabar rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 di Jakarta kelebihan kapasitas (overload).

Saat itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membantah kabar tersebut. Dia menjelaskan, untuk saat ini kapasitas rumah sakit Covid-19 masih sisa terisi 55%.

“Tidak overload. Kapasitas kami lebih dari cukup. Memang ada peningkatan dari 45 menjadi 55%. Tetapi masih mencukupi. Jadi, tidak ada pasien terbengkalai," kata Riza keapda wartawan, Rabu (12/8/2020) lalu.

Riza menjelaskan, menjelaskan, kapasitas rumah sakit masih bisa menampung pasien Covid-19 dari Jakarta dan wilayah sekitarnya.

“Ia masih mencukupi, Jadi tidak ada pasien yang tidak mendapatkan pelayanan. Kurang lebih di atas 50 sudah. Tapi kan ada peningkatan," kata politikus Partai Gerindra tersebut.

AYO BACA : Diisukan Masuk Zona Merah, Begini Penjelasan Camat Cilandak

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono