Jakarta Selatan

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung: Sudah 2 Jam Api Belum Padam

Oleh: Admin Sabtu 22 Agu 2020, 21:23 WIB
Gedung utama Kejaksaan Agung RI di Jalan Sultan Hasanuddin Dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah pada Jumat (22/8/2020) malam. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Peristiwa kebakaran di Jakarta terjadi di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Gedung utama Kejaksaan Agung RI dilalap si jago merah, Sabtu (22/8/2020) malam. Api membesar dan mulai merembet ke bagian bangunan. Kekinian, unit pemadam kebakaran tengah berupaya menjinakkan si jago merah.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran pukul 19.10 WIB. Setelah dua jam sejak dilaporkan, api belum bisa dijinakkan. Petugas telah menerjunkan 17 unit mobil pemadam kebakaran .

Pantauan Suara.com pukul 20.52 WIB, api masih membara di gedung tersebut. Terlihat mobil pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi untuk memadamkan api.

Insiden ini juga menyulut kerumanan orang-orang banyak. Masyarakat di sekitar penasaran terhadap kebakaran tersebut.

Sebelumnya, sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan sementara untuk menjinakkan api.

Hal itu diketahui berdasarkan pantauan Suara.com dari video unggahan akun resmi @humasjakfire di instagram Jumat malam. Dan juga keterangan dalam unggahan tersebut.

"Sebanyak (sementara) 17 unit mobil Damkar DKI dikerahkan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi pada pukul 19.10 WIB," tulis salah satu admin akun @humasjakfire, Sabtu (22/8/2020).

Tampak dalam video api dengan cepat membesar dan membakar sebagian gedung utama milik Kejagung tersebut.

Api diketahui terus merambat ke sejumlah bagian di sekitar gedung yang terbakar tersebut.

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Jalan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2020) malam.

"Kita intinya rekayasa lalin agar tidak ada hambatan masuk tempat kejadian perkara," kata Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Jimmy di Jakarta.

Rekayasa lalu lintas dilakukan di bagian depan dan belakang gedung agar lalu lintas kendaraan umum tidak menghambat proses pemadaman api oleh petugas pemadam kebakaran (damkar).

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono