Jakarta Selatan

Pandemi dan Tahun Baru Islam Menurut Anies Baswedan

Oleh: Admin Kamis 20 Agu 2020, 08:15 WIB
Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

PADANG PINANG, AYOJAKARTA.COM - 1 Muharram di tengah pandemi virus corona memberi kesan tersendiri di mata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies menyoroti bagaimana kepedulian dan cara menghormati orang lain dengan bermasker.

Tahun baru islam 1442 H kali ini, Anies memperingatinya dengan melaksanakan alat subuh berjamaah di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta Selatan pagi tadi, Kamis (20/8/2020).

Anies menyebut peringatan 1 Muharram ini adalah sebagai pergantian tahun baru bermasker. Sebab sampai saat ini, semua orang termasuk umat Islam harus selalu menggunakan penyaring udara itu demi mencegah penularan Covid-19.

AYO BACA : Pendaftar Sudah 1,3 Juta Orang, Gelombang V Prakerja Bakal Ditutup Empat Hari Lagi!

"Pada pagi hari ini kita berkumpul memperingati 1 muharram, dan semua menggunakan masker. Saya rasa ini pergantian tahun bermasker satu-satunya," ujar Anies saat acara peringatan tahun baru Islam yang disiarkan lewat aplikasi rapat daring, Kamis (20/8/2020).

Anies menyebut, seumur hidup orang-orang sekarang ini, baru kali ini masker diminta terus digunakan.

Pasalnya hal ini menjadi tuntutan kondisi yang tak bisa dihindari.

AYO BACA : Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Jakarta Capai 67,6 Persen

"Sepanjang perjalanan usia kita ya baru sekarang kita pakai masker terus menerus. Ini dalam kondisi wabah, ada pandemi," katanya.

Selain itu, ia juga masker saat ini dianggap sebagai vaksin Covid-19 untuk sementara sampai obatnya ditemukan.

Dengan demikian, maka penggunaan alat penyaring udara ini bisa melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar.

"Ketika kita tak gunakan masker dengan baik artinya kita tidak menghormati, kita tidak menghargai orang di sekitar kita dan diri kita," katanya menambahkan.

AYO BACA : Libur Panjang, Arus Lalu Lintas Diprediksi Ramai Malam Ini

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati