RAGUNAN, AYOJAKARTA.COM - Pusat rekreasi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta mengklaim stok pangan untuk binatang aman hingga setahun. Kepala Pelaksana Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, mengatakan, makanan bagi satwa di Ragunan sudah tercover anggaran APBD DKI Jakarta.
"Ketersediaan pakan satwa cukup sampai saat ini karena kita menggunakan APBD Provinsi DKI Jakarta," kata Ketut saat berbincang dengan Suara.com - jaringan AyoJakarta.com, di Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (5/5/2020).
AYO BACA : Ragunan Tutup pada Hari Pertama Idulfitri
"Kita sudah dihitung kebutuhan selama satu tahun sudah mencukupi dan terpenuhi dan aman sampai dengan saat ini," katanya.
Di kebun binatang tersebut bahkan tidak memangkas porsi makan satwa. Untuk satu ekor harimau misalnya, tetap diberikan satu ekor ayam hidup dan lima kilo daging celeng.
AYO BACA : DPRD Tolak Anggaran Konsultan Kebun Binatang Ragunan Rp 75 Miliar
Untuk mencegah penularan virus corona kepada satwa di dalamnya, Ketut mengaku sudah melakukan petunjuk pencegahan virus corona, dengan melakukan tindakan preventif. Salah satunya dengan menjaga kebersihan dan kesehatan makanannya.
"Waspadalah, artinya menjaga satwa itu tetap dalam kondisi bersih makanannya juga tercukupi, makanan yang sehat, makanan yang dipilih terus kualitasnya dijaga," katanya.
Sementara itu, ketika disinggung kemungkinan terburuk adanya satwa yang terjangkit corona, Ketut menjawab, hal itu menjadi ranah para tim medis yang memang disiagakan.
"Sebenarnya koordinasi dulu dengan tim dokter kita kan. Semua akan dikoordinasikan dengan tim dokter Ragunan," ujar dia.
Untuk diketahui, saat ini Taman Margasatwa Ragunan untuk sementara ditutup guna menekan penyebaran virus Corona. Tak hanya Ragunan, Pemprov DKI juga menutup sejumlah destinasi wisata lain. Diantaranya Monas dan Ancol sejak 14 Maret lalu.
AYO BACA : Ini Persiapan Kebun Binatang Ragunan Hadapi Lonjakan Pengunjung Libur Natal-Tahun Baru