Jakarta Selatan

Penumpang KA Bandara Railink Wajib Bermasker

Oleh: Admin Senin 06 Apr 2020, 08:41 WIB
( Hargo.go.id)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- PT Railink mewajibkan penumpang kereta api (KA) Bandara Soekarno-Hatta menggunakan masker baik saat di stasiun maupun di dalam kereta. 

Kebijakan ini diambil Railink sesuai imbauan Gubernur DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2020. 

"Penggunaan masker dapat mengurangi risiko penularan COVID-19 dari orang yang terinfeksi kepada orang lain," kata Humas Railink Diah Suryandari, Senin (6/4). 

Diah menegaskan, bagi penumpang yang tidak menggunakan masker maka diperkenankan untuk menggunakan KA bandara atau memasuki area stasiun. Untuk itu seluruh calon penumpang KA Bandara Soekarno-Hatta diimbau untuk mempersiapkan masker pribadi. 

Kebijakan tersebut efektif berlaku pada 12 April 2020, namun sebelumnya akan disosialisasikan mulai hari ini sampai Sabtu (11/4/) mendatang. 

Diah menjelaskan, masker yang disarankan setidaknya dari dua layer yang dapat dicuci dan digunakan kembali. 

"Hal ini diharapkan dapat membantu berkurangnya peredaran masker medis di masyarakat yang memang diperuntukkan bagi tenaga medis," ujar Diah. 

Dia menambahkan, penerapan kebijakan penggunaan masker tersebut akan dilakukan bersamaan dengan kebijakan-kebijakan lainnya yang sudah ada. Beberapa diantaranya seperti pembatasan operasional, pengukuran suhu bagi calon penumpang, dan pembatasan jarak fisik antar satu penumpang dengan penumpang lainnya.

Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp:  081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.

Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
 
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria