Jakarta Selatan

Dompet Dhuafa Luncurkan Crisis Center Cekal COVID-19

Oleh: Admin Kamis 19 Mar 2020, 13:51 WIB
General Manager Human Capital Dompet Dhuafa, Maya Sita Darlina (Humas Dompet Dhuafa)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Penyebaran dan penularan COVID-19 di Indonesia telah menarik perhatian dan keseriusan dari berbagai pihak untuk membantu mengatasi penyakit ini.

Peningkatan kasus yang terjadi memerlukan kesiapan tenaga kesehatan (nakes), fasilitas kesehatan (faskes) serta rumah sakit untuk mendukung psikososial masyarakat setelah Organisasi Kesehatan Dunia/World Health Organization (WHO) menetapkan virus corona sebagai pandemi global.

Terkait hal itu, Dompet Dhuafa melalui aksi Cekal (Cegah Tangkal) Corona me-launching Crisis Center Cegah COVID-19 yang  bertempat di Gedung Philantrophy, Jakarta Selatan, Kamis (19/3/2020).

Keadaan darurat selalu memberikan  tekanan dampak negatif terhadap kesehatan manusia dengan kondisi tertekan akan menurunkan imun tubuh. Padahal fisik yang sehat akan mempengaruhi jiwa (psikologis) yang sehat.

"Untuk itu upaya menanggulangi tekanan untuk aspek psikologis dalam wabah pandemi covid ini perlu di ketahui oleh banyak pihak agar tidak semakin menurunkan kualitas hidup kita semua. Support dari komunitas juga perlu   disusun agar bisa kerjasama mencegah Covid 19,” ucap General Manager Human Capital Dompet Dhuafa, Maya Sita Darlina.

Sampai dengan tanggal 14 Maret 2020, merujuk sumber data dari WHO, disebutkan bahwa secara global dilaporkan 142.539 kasus konfimasi di 135 negara dengan total kematian 5.393 kasus (CFR 3,7 persen).

Situasi di Indonesia jumlah pasien positif COVID-19 per Kamis (18/3/2020) dari data Kementerian Kesehatan,  sebanyak 227 orang dengan rincian 197 pasien (87 persen) dalam perawatan, 11 pasien (lima persen) sembuh dan sisanya 19 pasien (8 persen) meninggal.

Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah diantaranya adalah edukasi dan sosialisasi infomasi tentang COVID-19, mengeluarkan pedoman Kesiapsiagaan COVID-19 revisi 3 dan penyediaan 132 RS rujukan dan 12 laboratorium pemeriksa COVID-19 di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Kegiatan aksi Cekal sendiri telah dimulai dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat-tempat umum, terutama tempat ibadah semua agama. Dompet Dhuafa juga aktif mengedukasi masyarakat untuk terus meningkatkan kebersihan serta mencuci tangan dengan metode cuci tangan yang bersih dan benar. Sehingga, kuman dan bakteri serta virus yang ada di tangan tidak akan masuk tubuh. 

Maya menjelaskan, dukungan psikososial menjadi hal yang penting dalam situasi ketidakpastian keadaan yang bisa jadi pada sebagian orang akan menimbulkan ketidaknyamanan, kecemasan, khawatir berlebihan, yang dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga lebih mudah terpapar atau lama proses penyembuhannya.

Dalam merespon cepat kasus ini, Dompet Dhuafa mendirikan pusat informasi atau Crisis Center Cekal COVID-19 dengan layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa yang bisa dihubungi di nomor 0811 16 17 101.

"Faskes ini akan menjadi pintu masuk dalam upaya kewaspadaan dini di fasyankes sehingga memerlukan peningkatan kapasitas, pemenuhan standard pelayanan dan upaya pencegahan serta pengendalian infeksi yang sesuai dengan standarisasi pedoman yang ditetapkan," paparnya.

Reporter Admin
Editor Widya Victoria