Jakarta Selatan

Lucinta Luna Dijebloskan ke Sel Khusus di Blok Wanita Supaya Tidak Dibully

Oleh: Admin Rabu 12 Feb 2020, 16:41 WIB
Salah satu pertimbangan penempatan Lucinta Luna (baju hijau) di blok wanita adalah untuk keamanan dan kenyamanan sang tersangka, dan untuk mencegah perundungan (bullying) terhadapnya. (Kompas.com/Bonfilio Mahendra Wahanaputra)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selebgram Lucinta Luna dimasukkan ke sel khusus setelah resmi berstatus tersangka kasus penyalahgunaan narkoba.

Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya, AKBP Barnabas S Imam, mengatakan, sel khusus Lucinta Luna berada di blok wanita Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. 

"Sudah kami siapkan sel khusus. Sel khusus itu artinya di blok wanita cuma sendirian," kata Barnabas di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2020).

Sel khusus diberikan kepada pria transgender itu untuk menghindari gejolak dengan tahanan lainnya. 

"Kami amankan dulu, Dia aman, tahanan lain juga tidak menimbulkan gejolak," terangnya.

AYO BACA : Kasus Narkoba Lucinta Luna Melebar, Satu Orang Lagi Ditangkap

Salah satu pertimbangan penempatan Lucinta di blok wanita adalah untuk keamanan dan kenyamanan sang tersangka. Juga untuk mencegah perundungan (bullying) terhadapnya. 

"Karena kalau kita taruh di blok pria, takutnya di-bully, dan kebetulan juga penuh," tambahnya.

Muhammad Fatah alias Lucinta Luna ditangkap karena positif menggunakan obat terlarang psikotropika jenis benzo.

Sedangkan tiga terperiksa lainnya, GD (35), NHAM (22) serta wanita berinisial DAA (35), dinyatakan negatif narkotika dan psikotropika. Mereka hanya ditetapkan sebagai saksi.

Yusri menyebutkan, zat benzodiazepine terdapat pada psikotropika riklona yang dikonsumsi Lucinta Luna. Lucinta mengaku sudah lima bulan mengonsumsi riklona dan memperolehnya dari resep dokter pribadinya untuk menghilangkan depresi.

Karena itu, polisi akan mendalami sejauh mana penyalahgunaan narkotika dan psikotropika dengan mengirimkan sampel darah dan rambut Lucinta ke Laboratorium BNN Lido, Bogor, Jawa Barat

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom