JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Bulan Kemanusiaan yang Dompet Dhuafa kemas dengan Humanesia sebentar lagi akan berakhir.
Kampanye kebaikan yang berlangsung sejak akhir tahun lalu itu menyerukan gerakan berbagi kepada sesama yang tengah dirundung kesusahan maupun bencana.
Pada Humanesia tahun ini, Dompet Dhuafa mengangkat tiga isu sekaligus sebagai progam utama. Ketiga progam tersebut adalah pembangunan Rumah Tetap (Runtap) untuk penyintas gempa Palu dan banjir bandang Lebak, lalu progam penyediaan dapur kemanusiaan untuk anak-anak penyintas di Palestina, dan progam hadiah untuk teman disabilitas.
“Humanesia bertujuan untuk menumbuhkan keterlibatan publik, khususnya generasi milenial dalam gerakan berani berbagi melalui semangat kemanusiaan, kepedulian dan kekeluargaan. Semakin peka terhadap krisis-krisis kemanusiaan yang terjadi akhir-akhir ini. Selain tentunya juga menumbuhkan semangat di dunia kerelawanan," terang Ketua Humanesia Dompet Dhuafa, Muhammad Ikhsan.
Dompet Dhuafa juga mengusung isu kemanusiaan dan lingkungan, untuk menggugah masyarakat, khususnya generasi milenial, agar peduli terhadap lingkungan serta sesama yang masih membutuhkan.
"Di Jakhumfest kali ini, kami mengusung isu lingkungan dan kemanusiaan, serta kerelawanan sebagai topik diskusi. Mengingat bencana yang ada tak luput dari resiko atas tak terkendalinya kerusakan lingkungan. Maka, generasi sekarang, khususnya milenial, perlu tahu dan wajib menjaga kelestarian lingkungan," tambah Ikhsan.
Dompet Dhuafa menularkan semua semangat positif itu melalui event Jakhumfest yang akan berlangsung besok (Minggu, 26/1/2020) di M Bloc Space, Jakarta Selatan.
Dompet Dhuafa akan menghadirkan Humanitalk, Workshop, Bazaar Prelove, dan Sound of Humanity, pada Minggu besok.
Sejumlah musisi dan pembicara akan memeriahkan puncak dari bulan kemanusiaan tersebut. Navicula, V1MAST dan Chiki Fawzi, didapuk mengisi kemeriahan panggung Sound of Humanity. Kemudian Swietenia Puspa, Dila Hadju, Dhiti Sofia, Marsya Nurmaranti, Syamsul Ardiansyah, Adhe Indra Saputra dan Benny, akan mengupas bincang hangat Humanitalk dalam isu lingkungan, kebencanaan, serta kerelawanan.
Untuk dapat menikmati semua sajian di Jakhumfest kali ini, panitia kegiatan memberlakukan tiket donasi seharga Rp 50.000. Hasil penjualan tiket donasi juga sepenuhnya akan disalurkan untuk program kemanusiaan Dompet Dhuafa seperti Rumah Tetap untuk Palu dan Lebak, Banten, serta program lainnya.
"Mari hadir di M Bloc Space akhir pekan nanti, meriahkan Jakhumfest dan gelorakan semangat berbagi," kata Ketua Pelaksana Jakhumfest Dompet Dhuafa, Taufan Yusuf Nugroho.
Dompet Dhuafa sendiri adalah lembaga Filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum Dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (welasasih) dan wirausaha sosial. Selama 26 tahun, Dompet Dhuafa telah memberikan kontribusi layanan bagi perkembangan umat dalam bidang sosial, kesehatan, ekonomi, dan kebencanaan serta CSR.