JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pusat Konservasi Taman Margasatwa Ragunan atau Kebun Binatang Ragunan siap menghadapi masa libur Natal dan Tahun Baru 2020.
"Siang ini kami gelar rapat internal, segala macam persiapan kami bahas dalam rapat ini," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, saat dikonfirmasi Antara, Senin (9/12/2019).
Menurut Ketut, persiapan tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di antaranya penyiapan personel, penambah jumlah loket pelayanan yang beroperasi dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas maupun rambu-rambu petunjuk jalan.
Jika pada hari biasa jumlah petugas pelayanan yang dikerahkan sebanyak 30 orang, di musim liburan (peak season) ini bisa mencapai 100 orang.
"Petugas itu terdiri atas petugas pelayanan seperti pengatur parkir kendaraan, petugas pemandu masuk kendaraan, petugas kebersihan dan macam-macam terkait layanan," jelas Ketut.
Jika loket pelayanan pada hari biasa hanya dibuka di pintu masuk Timur dan Barat (6-7 loket), maka untuk musim libur akhir tahun ini Ragunan membuka semua loket masuk yang berjumlah 57 loket.
Sejak berdiri 1864, kebun binatang yang terletak di kawasan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini sudah memiliki luas sekitar 147 hektare dengan koleksi satwa sebanyak 2.100 ekor satwa.
"Selain satwa, kami juga punya koleksi tanaman, juga ada pohon-pohon jumlahnya mencapai 50 ribuan," ungkap Ketut.
Ragunan juga dilengkapi sejumlah wahana seperti Taman Satwa Anak-Anak, pusat primata termasuk di dalamnya terdapat Gorila.
Menurut Ketut, jika jumlah kunjungan tertinggi pada hari libur biasa bisa mencapai 20 ribu orang per hari, maka jumlah pengunjung pada libur Natal dan Tahun Baru bisa mencapai 100 ribu orang dalam satu hari.
"Biasanya puncak kunjungan itu tanggal 1 Januari. Pengunjung bisa mencapai 100 ribu orang," ujar Ketut.