Jakarta Selatan

Gubernur Anies: IPAL Krukut Akan Sekaligus Menjadi Sarana Belajar dan Hiburan

Oleh: Admin Senin 09 Des 2019, 08:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat groundbreaking Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik skala perkotaan di Krukut, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan. (Facebook Anies Baswedan)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM --  Pemprov DKI melalui PD PAL Jaya telah melakukan ground breaking untuk pembangunan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik skala perkotaan di Krukut, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dikutip dari Facebook Gubernur Anies Baswedan, fasilitas ini merupakan keberlanjutan pengoperasian IPAL modern yang sudah dimulai sejak Januari 2019. 

Sebelumnya, PD PAL Jaya menggunakan teknik konvensional dan bergabung dengan pengendali banjir. Teknik konvensional memilki kelemahan karena memerlukan tempat yang luas sehingga kurang efisien. Sedangkan IPAL Krukut hanya memerlukan lahan sekitar 2000 meter persegi, yang sangat efisien terkait minimnya lahan di perkotaan.

\"IPAL ini penting sekali bagi Jakarta, sebagai kota besar perlu secara serius mengelola limbahnya, Dengan dibangunnya instalasi pengelolaan air limbah, harapannya nanti limbah air di Jakarta bisa diolah dan dimanfaatkan kembali,\" jelas Anies.

AYO BACA : Anies Groundbreaking IPAL Berteknologi MBBR di Krukut

Menurut Anies, fasilitas IPAL Krukut bukan hanya terdiri dari fasilitas pengolahan air limbah, tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas edukasi dan hiburan. Bangunannya pun mempunyai estetika humanis. Desainnya dirancang dari awal untuk menjadi tempat belajar. Nantinya ada jalur dan tempat yang dibuka untuk umum sehingga publik bisa menyaksikan proses dan urutan pengolahan limbah. Apalagi IPAL ini berlokasi strategis, berada di samping jalan Sudirman jadi siapa saja bisa mampir untuk menyaksikan proses pengolahan limbah sebagai bahan pembelajaran.

\"Kita ingin menempatkan proyek ini bukan semata-mata untuk menyelesaikan masalah di Jakarta, tapi yang tidak kalah penting adalah kita harus tempatkan proyek ini sebagai contoh model untuk wajah perkotaan Indonesia di masa depan,\" jelas Anies lagi.

Pembangunan fasilitas IPAL Krukut ditargetkan selesai dalam 18 bulan. Dengan fasilitas IPAL ini, Jakarta turut mewujudkan Proyek Strategis Nasional, melestarikan lingkungan hidup, meningkatkan kesehatan masyarakat, sebagai sarana edukasi dan hiburan pada pengolahan air limbah di Jakarta.

Sampai saat ini, jumlah pelanggan PD PAL Jaya tahun 2019 sebanyak 2.715 pelanggan per unit (12.864.151 meter persegi). Sedangkan, cakupan layanan air limbah skala kota sampai dengan Triwulan III tahun 2019 mencapai 22,08 persen atau melayani 1.286.415 penduduk DKI Jakarta.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom