JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Selain meluncurkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), hari ini Polda Metro Jaya meluncurkan inovasi lain, yakni aplikasi digital bernama Satpam Mantap.
Aplikasi yang menggandeng personel satuan pengamanan alias Satpam ini adalah yang pertama di Indonesia.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Gatot Eddy Pramono, menjelaskan, alasan Polda Metro Jaya menggandeng Satpam karena mereka adalah pihak pertama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di sejumlah area seperti pertokoan, perkantoran dan tempat-tempat umum lainnya.
"Aplikasi ini untuk mencegah dan deteksi dini kejahatan," kata Gatot.
Aplikasi Satpam Mantap dilengkapi sejumlah fitur seperti rekomendasi, pendaftaran Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), pendaftaran pelatihan Satpam, tombol panik serta fitur informasi.
AYO BACA : Polda Metro Jaya Luncurkan ETLE, Kameranya Bisa Merekam Pelanggaran Lebih Detail
"Kalau ada informasi kejadian dari Satpam, anggota kita bisa langsung datang," terang Gatot.
Melalui aplikasi ini, seluruh Satpam di Indonesia akan terdata atau terdaftar, termasuk Satpam yang sudah terlatih dilengkapi dengan sertifikasinya.
Aplikasi Satpam Mantap meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai aplikasi digital pertama dalam pelayanan publik di kepolisian.
Penghargaan rekor MURI ini diserahkan langsung oleh Pendiri MURI, Jaya Suprana, kepada Kapolri dan juga Kapolda Metro Jaya.
Jaya Suprana mengklaim aplikasi Satpam Mantap juga yang pertama di dunia karena kepolisian di negara maju seperti di Amerika Serikat dan Inggris belum memiliki aplikasi serupa.
"Jadi aplikasi satpam ini bukan rekor Indonesia, tapi rekor dunia. Karena kami sudah coba tanyakan ke kepolisian di Amerika Serikat, London, mereka belum punya aplikasi seperti ini," kata budayawan nyentrik itu.