JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Manajemen PT MRT Jakarta menyampaikan bahwa delay yang dialami Kereta Ratangga bernomor 0721 di Stasiun Fatmawati, Selasa (8/10/2019) bukan disebabkan gangguan sistem sinyal.
Kejadian itu mengakibatkan sejumlah perjalanan harus tertunda menunggu Ratangga 0721 bergerak menuju Depo Lebak Bulus dan mendapatkan pemeriksaan.
''Berdasarkan hasil investigasi tidak ditemukan kerusakan major maupun minor pada Ratangga 0721,'' ujar Head of Corporate Secretary PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin kepada wartawan, Rabu (9/10/2019).
Menurutnya, kereta mengalami overshoot atau posisi tidak sejajar antara pintu dengan tepi peron ketika berhenti yang disebabkan kondisi cuaca. Ketika masinis berusaha menyesuaikan kondisi tersebut terjadi human error. Sehingga Ratangga 0721 mengalami keterlambatan selama 16 menit 12 detik.
''Mengakibatkan gangguan pada modul kontrol traksi kereta yang mengharuskan masinis melakukan shutdown procedure atau menurunkan dan menaikkan kembali pantograf dan melakukan reset kereta untuk dapat kembali beroperasi,'' papar Kamaluddin.
Akibat kejadian tersebut terdapat keterlambatan lebih dari 5 menit pada enam rangkaian kereta lain yang berada di belakang Ratangga 0721 yaitu Ratangga 1319, Ratangga 2103, Ratangga 1605, Ratangga 0722, Ratangga 2104, dan Ratangga 0723.