JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Diduga menjadi dalang perencanaan teror, oknum dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB (44) diperiksa intensif pihak kepolisian.
''Perannya itu dia ada yang disuruh untuk mencari pembuat bom molotov, ada juga yang sebagai pembuat bom molotov," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, Selasa (1/10/2019).
Saat penangkapan AB, kata Argo, pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumahnya dan menemukan sejumlah bom molotov. Barang berbahaya itu rencananya digunakan AB dan kelompoknya untuk menyusup dan menebar teror di kegiatan Mujahid 212 di Monas, Minggu (29/9/2019) lalu.
''Dia menyimpan 28 bom molotov untuk mendompleng kegiatan Mujahid kemarin untuk melakukan pembakaran dan provokasi di situ,'' kata Argo.
AYO BACA : Massa Aksi Mujahid 212 Bergabung dengan Mahasiswa 30 September Nanti
Selain AB, polisi juga mengamankan lima orang lainnya, yakni S (30), YF (50), A (43), SS (61) dan OS (42).
Enam orang tersebut diamankan dari enam tempat berbeda di Jakarta, Bogor dan Tangerang Kota. Penangkapan para terduga pelaku itu dilakukan oleh Polda Metro Jaya dan Detasemen Khusus (Densus) 88.
Sementara itu, Kepala Biro Humas IPB Yatri Indah Kusumastuti menyebutkan, pihak kampus merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap kabar tersebut.
Yatri menegaskan, apa yang dilakukan yang bersangkutan tidak ada sangkut pautnya dengan kampus IPB.
Pihak kampus, kata Yatri, menghormati proses hukum yang berlaku.
AYO BACA : Ada yang Mau Gagalkan, Aksi Mujahid 212 Tetap Berjalan