Jakarta Selatan

Macet di TB Simatupang? Yuk Coba 8 Rute Transjakarta Ini untuk Perjalanan Lebih Lancar!

Oleh: Fina Salsabila Aura Rabu 20 Agu 2025, 19:59 WIB
Ilustrasi Macet

AYOJAKARTA.COM - Warga Jakarta yang sering melewati area TB Simatupang pasti sudah merasakan betapa padatnya lalu lintas di kawasan ini, apalagi sekarang ada proyek pembangunan infrastruktur yang sedang berlangsung.

Kondisi ini membuat perjalanan menggunakan kendaraan pribadi jadi lebih lama dan melelahkan. Nah, solusi terbaiknya adalah dengan memanfaatkan transportasi publik yang tersedia di area tersebut.

Selain lebih hemat biaya, transportasi publik juga lebih ramah lingkungan dan pastinya bisa menghindarkan kita dari stres karena macet berkepanjangan.

Baca Juga: Tinggal 38% Lagi! Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Rampung, Siap Layani 80 Ribu Penumpang Harian

Yang penting, kita perlu tahu rute-rute transportasi publik yang bisa digunakan untuk melewati atau menuju kawasan TB Simatupang.

Untuk area TB Simatupang, tersedia beragam pilihan transportasi publik yang cukup lengkap dan mudah diakses.

Ada layanan BRT Transjakarta Koridor 8 yang melayani rute Lebak Bulus-Pasar Baru, sangat cocok untuk yang mau ke pusat kota.

Kalau butuh alternatif lain, ada juga bus Non-BRT Transjakarta dengan pilihan rute yang beragam seperti D21 (UI-Lebak Bulus), D41 (Lebak Bulus-Sawangan via Tol Desari), 7A dan 7E yang menghubungkan Lebak Bulus dengan Kampung Rambutan dan Ragunan.

Baca Juga: Bina Marga Gelontorkan Dana Rp 600 Juta, Jembatan Buka-Tutup Pertama di Jakarta Menjadi Ikon Kebanggaan Warga Gandaria

Buat yang mau ke arah Ciputat atau kawasan selatan lainnya, bisa pakai S21 dan S22, atau kalau ke Senen ada 6H.

Bahkan ada juga layanan Royaltrans S12 yang menghubungkan BSD dengan Fatmawati, jadi pilihan transportasinya benar-benar lengkap.

Sebelum berangkat menggunakan transportasi publik, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.

  1. Pastikan saldo kartu transportasi seperti KMT, JakCard, atau e-money cukup untuk perjalanan pulang-pergi.
  2. Cek jadwal operasional masing-masing rute karena ada yang beroperasi lebih awal atau lebih malam.
  3. Siapkan waktu lebih untuk antisipasi bila ada keterlambatan atau pergantian bus.

Yang tak kalah penting, manfaatkan aplikasi seperti TrAC (Transjakarta Access) atau Google Maps untuk memantau posisi bus dan merencanakan rute terbaik.

Dengan persiapan yang baik, perjalanan menggunakan transportasi publik di area TB Simatupang bisa jadi lebih praktis dan efisien ketimbang terjebak macet dengan kendaraan pribadi.***

Reporter Fina Salsabila Aura
Editor Katarina Erlita