Jakarta Selatan

Kronologi Kasus Tewasnya 4 Pekerja Proyek Bangunan Bertingkat di Jalan TB Simatupang, Polisi: Korban Sailing Menolong

Oleh: Jinan Vania Barizky Sabtu 04 Apr 2026, 20:12 WIB
Ilustrasi. Kasus tewasnya empat orang pekerja proyek bangunan di bak penampungan air di Jalan TB SImatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan jadi sorotan. (Sumber: Pexels/kat wilcox | Foto: Pexels/kat wilcox)

AYOJAKARTA.COM - Kasus tewasnya empat orang pekerja proyek bangunan di bak penampungan air di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan jadi sorotan.

Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, keempat korban berinisial YN (31), M (61), TS (62) dan MF (18) tewas ketika sailing menolong.

Selain keempat korban, terdapat 3 korban yakni Ujib (42), Ahmad Jaelani (37), dan Sunar (63) yang alami sesak napas ketika mencoba membantu para korban.

Ketiganya saat ini sedang dirawat di RS Pasar Rebo.

Sebagai informasi, kejadian naas in di pada Jumat, 3 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat itu terdapat proyek bangunan bertingkat di Jalan TB Simatupang RT 02 RW 02 Kelurahan Tanjung Barat, Kecamatan Jagakasa, Jakarta Selatan.

Kronologi bermula saat Mando memerintahkan para pekerja untuk menguras geloteng (penampung air bersih) berukuran 6x3 meter yang berlokasi di basement.

Pihak kepolisian melalui Kabis Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menyebutkan bahwa korban terjatuh ke lubang geloteng tersebut dan sempat ditolong oleh rekan kerjanya.

Lalu pekerja lain yang melihat korban terjatuh ikut menolong rekannya.

"Rekan kerja korban ikut terjatuh ke dalam geloteng, kemudian mandor meminta tolong saksi untuk mengevakuasi korban," ujarnya.

Setelah dilakukan evaluasi para korban merasakan hawa panas Dan pengap di sekitar gelonteng.

Para korban dinyalakan meninggal dunia setiba di RS Pasar Rebo.

Pihak kepolisian diketahui sudah melakukan olah TKP dan memasang garis polisi di lokasi tersebut.


Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky