AYOJAKARTA.COM - Info terkini dari progres perbaikan darurat turap longsor di Kali Ciliwung, Jalan X, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan kini sudah mencapai sekitar 70 persen.
Sebagai informasi, sempat terjadi longsor pada Maret 2026 yang berdampak pada 6 unit rumah kontrakan milik warga.
"Proses pengerjaan cukup panjang karena lokasi longsoran memiliki kemiringan yang curam hingga dapat membahayakan personel di lapangan. Untuk itu pengerjaan dilakukan dengan penuh kehati-hatian," ujar Koordinator Satuan Tugas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Johny, Jumat (24/4).

Johny menyebutkan perbaikan sementara dilakukan dengan pemasangan kayu dolken sebagai penopang tanah.
Ia menambahkan, penggunaan kayu dolken bersifat sementara untuk mencegah longsor susulan. Penanganan permanen akan dilakukan melalui pembangunan turap atau tanggul yang lebih kokoh.
"Dalam proses pengerjaan kami mengerahkan sekitar tujuh hingga 15 personel, tergantung tingkat kesulitan di lapangan," terangnya.
Camat Tebet, Putut Puji Linangkung menambahkan, sebelum peristiwa longsor terjadi, pihaknya sudah melakukan sosialisasi pembebasan lahan kepada 396 pemilik bangunan di bantaran kali.***