Jakarta Selatan

Proyek Lapangan Manggarai Dihentikan Sementara Usai Balita Tewas Terperosok, Polisi Lakukan Penyelidikan

Oleh: Jinan Vania Barizky
Proses evakuasi tragedi balita berinisial I (4) jatuh ke lubang di Tebet, Jakarta Selatan pada Sabtu, 27 Juni 2026. (Sumber: x@jakartaforum | Foto: x@jakartaforum)

AYOJAKARTA.COM – Proyek pembangunan di kawasan Manggarai yang menjadi lokasi kejadian balita berusia 4 tahun meninggal dunia usai terperosok pada Sabtu, 27 Juni 2026, diketahui merupakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang baru saja dimulai pada 25 Juni 2026.

Imbas insiden tragis ini, seluruh aktivitas pembangunan di lokasi tersebut kini dihentikan untuk sementara waktu.

Kepala Satpol PP Kelurahan Manggarai, Wahyu, menegaskan bahwa lokasi proyek saat ini telah dipasangi garis polisi.

Langkah ini diambil guna mempermudah proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.

Untuk mencegah kejadian serupa, pihak Satpol PP kini memperketat pengawasan di sekitar area proyek. Sebanyak dua personel ditempatkan untuk berjaga secara bergantian di lokasi.

Wahyu juga mengimbau warga sekitar, khususnya para orang tua, agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar lokasi konstruksi, terutama saat malam hari.

"Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di mana pun berada, terutama pada malam hari," pungkas Wahyu.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan diketahui sudah memberikan perhatian kepada keluarga bocah berusia empat tahun yang meninggal dunia.

Pihak pemerintah daerah telah menyambangi kediaman keluarga korban untuk memberikan pendampingan, santunan, serta bantuan kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian atas musibah tersebut.

"Sejak kemarin langsung menyambangi kediaman orang tua korban untuk memberikan dukungan moril, santunan, dan bantuan," ujar Putut, Selasa (30/6/2026).***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky