Jakarta Timur

Kampung Susun di Cakung Dibangun untuk 75 KK Warga Bukit Duri

Oleh: Aini Tartinia Kamis 07 Okt 2021, 15:12 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

JATINEGARA, AYOJAKARTA - 75 KK warga Bukit Duri terdampak program normalisasi Kali Ciliwung pada 2018 akan menempati Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung di Pulo Jahe, Jatinegara, Jakarta Timur.

Pada hari ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan perencanaan pembangunan Kampung Susun Produktif yang berada di atas lahan seluas 4.047 meter persegi ini ditargetkan bakal rampung pada Maret 2022.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta, Sarjoko mengatakan Kampung Susun Produktif dibangun 2 blok bangunan, 5 lantai dengan 79 unit hunian. Dengan tipe unit hunian mezanin seluas 36 meter persegi, masing-masing unit difasilitasi 2 kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, ruang belajar, dapur, dan ruang tumbuh atau UMKM.

Bangunan tersebut terdapat beberapa fasilitas, yakni mushola, taman, taman bermain, ruang usaha, ruang serbaguna, area pengembangan dan kebun, kafe kebun, area parkir, dan PKL trotoar.

"Proses perencanaan pembangunan ikut melibatkan warga calon penghuni, sehingga bentuk fisik hunian yang terbangun merupakan wujud aspirasi warga," kata Sarjoko dalam keterangannya, Kamis (7/10/2021).

Walau hunian ini vertikal, ia menjelaskan ruang di dalam rumah masih dapat bertumbuh. Dukungan produktivitas diwujudkan melalui penyediaan ruang bagi warga untuk melakukan aktivitas ekonomi, sesuai keterampilan yang dimiliki.

"Keterlibatan warga sejak awal pembangunan akan menumbuhkan rasa menjaga, merawat hunian ini sebaik mungkin untuk kepentingan bersama," ucapnya.

Tak hanya itu, Kampung Susun Produktif ini juga dibangun dengan menjaga ekologi lingkungan sekitar. Nantinya, di bawah bangunan rusun dibuat area resapan air untuk meminimalisir timbulnya banjir pada lingkungan sekitar.

Diketahui, Kampung Susun Produktif Tumbuh Cakung merupakan solusi atas peningkatan kualitas kawasan permukiman dan masyarakat yang bertujuan untuk memfasilitasi warga ibu kota berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal layak huni, nyaman, dan terjangkau.

Perencanaan dilaksanakan melalui kegiatan CAP (Community Action Plan yaitu, rencana aksi peningkatan kualitas permukiman berbasis masyarakat

Reporter Aini Tartinia
Editor Husnul Khatimah