TEBET, AYOJAKARTA – Bantuan sosial (Bansos) di wilayah DKI Jakarta telah dicairkan. Hal ini menyusul perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Ibu Kota.
Setidaknya ada dua Bantuan Sosial Tunai (BST) di wilayah Jakarta Pusat telah disalurkan. Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sosial Kota Administrasi Jakarta Pusat Ngapuli Perangin-angin menerangkan, kedua BST yang sudah disalurkan yakni BST dari Pemprov DKI Jakarta dan juga BST dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Untuk BST dari Pemprov DKI Jakarta, kata dia, sudah diberikan melalui transfer ke rekening masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penerima KPM mendapatkan BST dua bulan langsung, yakni bulan Mei dan Juni. Warga tinggal melakukan penarikan di ATM DKI.
"BST yang dari Permprov DKI Jakarta sudah di top up ke ATM masing-masing KPM, dua bulan langsung," ungkapnya, seperti dilansir dari beritajakarta.id, Senin 26 Juli 2021.
Sementara itu, lanjutnya, untuk BST dari Kementerian Sosial tengah berjalan di wilayah Jakpus melalui PT Pos. "Untuk BST Kemensos sedang berjalan melalui PT Pos. Semua disalurkan langsung ke KPM," ujarnya.
Tidak berhenti pada BST, bansos jenis lain seperti sembako juga telah didistribusikan. Sebanyak 897 warga Kelurahan Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, mendapatkan bantuan beras 10 kilogram dari Kementerian Sosial RI, Senin (26/7).
Sekretaris Kelurahan Cipinang Muara, Ciptono mengatakan, bantuan untuk warga ini didistribusi ke kantor kelurahan oleh PT Pos Indonesia. Kemudian dari kantor kelurahan diambil oleh pengurus RW, untuk selanjutnya dibagikan ke warganya masing-masing.
"897 paket bantuan, kami distribusikan ke warga yang tersebar di 16 RW. Masing-masing warga mendapatkan 10 kilogram beras dari Kemensos," kata Ciptono.