CIPAYUNG, AYOJAKARTA.COM -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membuka resmi Rumah Budaya Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) di kawasan Mandor Hasan, Cipayung, Jakarta Timur.
Dia berharap rumah budaya ini bisa memberikan kontribusi positif bagi pengembangan seni budaya Indonesia.
Dalam sambutannya, Riza mengatakan, sebagai kota yang menyimpan banyak warisan sejarah, Jakarta memiliki aneka warisan lokal seni budaya mulai dari seni musik, tari, seni rupa, dan teater. Bahkan, aneka kuliner khas Jakarta pun menjadi daya tarik dan daya pikat destinasi wisata.
"Saya berharap KSBN mampu memberikan kontribusi terhadap predikat Kota Jakarta sebagai barometer budaya di Indonesia. Selain itu, kebudayaan di Jakarta juga diharapkan dapat berkontribusi dalam membangun peradaban dunia," ujar Riza dilansir timur.jakarta.go.id, Minggu, (13/9/2020).
AYO BACA : Paparan Covid-17 Tergolong Tinggi, Dua Kawasan Bersepeda di Jaktim Ditutup
Menurut Riza, Ibu Kota Jakarta tidak hanya menjadi pusat pertemuan seluruh aspek kehidupan berbangsa, tetapi telah melangkah menjadi salah satu kota peradaban dunia tanpa kehilangan jati dirinya.
"Yang luar biasa, Indonesia punya banyak seni budaya dan keberagaman perbedaan itu menjadi keberkahan sekaligus kekayaan tersendiri sebagai sebuah bangsa," kata Riza.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayan Provinsi DKI Jakarta, Iwan Hendry Wardhana, mengatakan Rumah Budaya ini sebagai wujud untuk masyarakat di mana bisa berekspresi dan berinovasi dalam tekad membangun peradaban dan masa depan bangsa Indonesia.
"Rumah Budaya yang diprakarsai oleh KSBN merupakan salah satu bukti keterlibatan masyarakat yang peduli dengan kemajuan kebudayaan di DKI Jakarta," kata Iwan.
AYO BACA : Warga Pelanggar Protokol Kesehatan di Duren Sawit Dihukum Baca Pancasila
Dengan kehadiran, Ia mengatakan, Rumah Budaya tentunya harus didukung dari Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, dan tentunya dari wilayah Jakarta Timur.
Iwan berharap, kedepannya bisa berkolaborasi bersama antara Dinas Kebudayan, Pemkot Jakarta Timur, dan Komite Seni Budaya Nusantara dalam memajukan kesenian dan kebudayan yang ada di DKI Jakarta.
"Tentunya nanti bukan hanya lingkung DKI Jakarta saja tetapi bisa tingkatannya lebih luas lebih baik dan maju yaitu tingkatannya nasional bahkan bisa terkenal ke kancah Internasional," ujarnya.
Diketahui, KSBN lahir sejak Februari 2017 dengan cikal bakal Sanggar Tari Panji Wiratama pada 2010. Uniknya, sanggar ini lahir di rumah yang kini jadi Rumah Budaya KSBN. Di bagian pendopo dan ruang terbuka Rumah Budaya, masyarakat dapat berkesempatan melakukan pengembangan seni budaya dan wista gastronomi.
Selain itu, Rumah Budaya KSBN ini berisi produk-produk inovasi dari berbagai provinsi, dan apabila para pengunjung membutuhkan suvenir atau cinderamata, ada pula konter yang menjual dengan harga ekonomis.
Tak hanya tersedia kuliner dan pernak-pernik kerajinan, di rumah budaya tersebut juga ada seribu pot hidroponik dari 11 jenis sayuran dan ternak ikan yang bisa langsung dipanen dan dimasak.
AYO BACA : Malaka Sari Jakarta Timur Siap Bersaing ke Tingkat Nasional Lomba Kampung Proklim