Jakarta Timur

Kemarin Masih Ada 500-an Orang Mudik Lewat Terminal Kampung Rambutan

Oleh: Admin Rabu 22 Apr 2020, 17:10 WIB
Suasana Terminal Kampung Rambutan pada Rabu (22/4/2020). (Ayojakarta.com/Hendy Dinata)

JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Di tengah pandemi COVID-19, ratusan orang masih nekat pulang ke kampung halaman alias mudik menggunakan bus melalui Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Terminal Kampung Rambutan, Made Joni. Menurut Joni, ada sekitar 500 orang yang mudik ke wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah pada Selasa (21/4/2020) kemarin.

"Ya, masih ada sekitar 506 orang yang mudik ke Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah, menggunakan 82 unit bus," kata Joni.

Sebaliknya, Joni menyebut ada 768 orang yang masuk ke Jakarta menggunakan 140 bus.

Terkait larangan mudik yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo kemarin, Joni mengaku masih menunggu arahan dari Kementerian Perhubungan.

"Terkait larangan mudik, kita masih menunggu arahan dari Kemenhub apakah terminal akan ditutup atau ada kebijakan lainnya," katanya.

Presiden Jokowi sudah resmi melarang semua masyarakat melakukan mudik ke kampung halaman di bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri tahun ini. 

Larangan mudik itu untuk mencegah penyebaran lebih luas virus corona. Larangan mulai berlaku pada Jumat (24/4/2020) mendatang, sedangkan sanksi berlaku efektif mulai 7 Mei 2020.

Terkait sanksi bagi pelanggar larangan mudik, Kementerian Perhubungan diberitakan sedang menyiapkan sanksi yang mengacu ke UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Sanksi paling berat yaitu kurungan penjara paling lama satu tahun dan atau denda maksimal Rp 100 juta. Hal ini mengacu kepada Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom