JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Masyarakat Jakarta mesti menaruh kewaspadaan tinggi terhadap dua ancaman kesehatan sekaligus.
Selain wabah COVID-19 yang sudah menelan 250 nyawa hanya di Jakarta, potensi wabah penyakit demam berdarah juga harus diantisipasi oleh semua pihak.
Cara unik dilakukan para Juru Pemantau Jentik (Jumantik) di Kelurahan Pondok Kelapa, Jakarta Timur untuk mengajak warganya konsisten dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di tempat tinggal masing-masing.
Di tengah musim pancaroba yang menjadi momen subur Demam Berdarah Dengue (DBD, warga Pondok Kelapa melakukan satu kali PSN dalam sepekan. Tentu dengan tetap menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik) dan penggunaan alat pelindung untuk mencegah penularan COVID-19.
AYO BACA : Lagi PSBB, Warga Harus Bisa Jadi Jumantik Mandiri di Rumah Masing-masing
Lurah Pondok Kelapa, Siska Leonita, mengatakan, aksi PSN serentak di lingkungannya diawali dengan ramai-ramai memukul tiang listrik sebagai arahan memulai Jumantik mandiri.
"Tiap hari Jumat dengan tanda kentongan dari tiang listrik mengingatkan warga untuk lakukan Jumantik di tempat yang disinyalir sebagai tempat bersarangnya jentik,” ujar Siska, saat dikonfirmasi, Jumat (17/4/2020).
Selanjutnya, para Jumantik melaporkan hasil Jumantik Mandiri warga melalui grup WhatsApp Forum RT/RW dan membuktikan tempat tersebut bebas dari jentik.
Bagaimana? Patut dicontoh di lingkungan tempat tinggal Anda, kan?