Jakarta Timur

Kabar Baik! Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Lebih Tinggi dari Kematian

Oleh: Admin Kamis 16 Apr 2020, 21:02 WIB
Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto. (BNPB)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 untuk pertama kalinya melebihi angka kematian. Hingga hari ini, Kamis (16/4/2020), total pasien sembuh sebanyak 548, sementara 496 orang dinyatakan wafat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, kabar baik ini sebagai gambaran bahwa virus tersebut bisa disembuhkan dan dicegah. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan.

AYO BACA : Antisipasi Lonjakan Covid-19, Anies Berencana Perpanjang PSBB Jakarta

“Kita patut bersyukur pada hari ini akumulasi pasien sembuh di DKI sebanyak 202 pasien, Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 dan di provinsi lainnya sehingga jumlah totalnya adalah 548 pasien,” kata Yuri di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (16/4/2020).

Yuri juga menyampaikan kasus positif bertambah 380 orang, sehingga totalnya menjadi 5.516. Data ini hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 39.706 orang.

AYO BACA : Cegah Covid-19, Masyarakat Dapat Manfaatkan Layanan Telemedecine

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) terdapat penambahan sebanyak 3.897 sehingga total menjadi 169.446 orang. Pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 708 dengan total menjadi 11.873 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 202 kabupaten di Tanah Air.

Tak lupa Yuri meminta agar masyarakat dapat bekerja sama memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. Dia juga mengimbau agar tidak ada diskriminasi terhadap jenazah Covid-19 yang akan dimakamkan.

"Jangan pernah melakukan diskriminasi kepada pasien yang sudah sembuh Tidak boleh kita menolak jenazah pasien. Tunjukkan bahwa ini adalah nilai kemanusiaan kita. Kekompakan multak dibutuhkan,” tegasnya.

AYO BACA : Dompet Dhuafa Pasang Disinfection Chamber di TPU Pondok Rangon

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono