JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pengamanan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta melibatkan pihak Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya.
Setiap hari aparat TNI ikut berpatroli, terutama malam hari, untuk mengimbau masyarakat yang masih berkerumun di luar rumah untuk pulang ke kediaman masing-masing.
"Bintara Pembina Desa atau dari Koramil-Koramil di setiap Kodim dengan Babinkamtibmas selalu turun memberi imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat," ujar Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Czi Zulhadrie Mara, saat dikonfirmasi, Jumat (10/4/2020).
Kodam Jaya mengerahkan setidaknya 1.000 personel, di luar Babinsa yang ada di Koramil dan Kodim, untuk membantu Polda Metro Jaya menegakkan aturan PSBB.
"Setiap hari anggota juga patroli, terutama malam hari, untuk mengimbau masyarakat yang masih sering berkumpul untuk kembali ke rumah," jelas dia.
Ia menjelaskan, PSBB berada di bawah kendali Gubernur dan Gugus Tugas Penangnanan Covid-19 Daerah. Pangdam Jaya bertindak sebagai pengarah. Menurutnya, terdapat 14 SSK dan dua detasemen yang berasal dari unsur darat, laut, dan udara yang sewaktu-waktu siap diturunkan.
"Pangdam bertindak sebagai pengarah. Yang pasukan dari unsur darat, laut dan udara standby BKO ada 14 SSK dan dua detasemen sewaktu-waktu siap diturunkan," jelas Zulhadrie.