Jakarta Timur

Banjir Jakarta, Tim DMC Dompet Dhuafa Terjunkan Perahu Karet Sampai Buka Dapur Keliling

Oleh: Admin Senin 24 Feb 2020, 19:48 WIB
Sejumlah korban yang menempati pengungsian di Masjid Borobudur, Cipinang Melayu, mendapatkan pelayanan Dapur Keliling (Darling) yang dibuka oleh tim DMC Dompet Dhuafa. (Dok. Dompet Dhuafa)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Bencana banjir yang  menggenangi sejumlah permukiman di DKI Jakarta mendorong tim Disasater Management Center (DMC) Dompet Dhuafa turun ke lokasi untuk membantu para korban. 

Minggu siang kemarin, tim Disasater Management Center (DMC) Dompet Dhuafa menerjunkan 7 personil, 2 mobil rescue dan 2 unit perahu karet ke lokasi-lokasi banjir terparah. 

"Tim DMC Dompet Dhuafa mengevakuasi warga terdampak di wilayah Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur hingga terjunkan tim rescue di wilayah Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur," ujar Direktur Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Benny.

Sejumlah korban yang menempati pengungsian di Masjid Borobudur, Cipinang Melayu, mendapatkan pelayanan Dapur Keliling (Darling) yang dibuka oleh tim DMC. 

Di lokasi yang berbeda, tim juga mengevakuasi para korban, seperti ibu dan bayi di Jalan Pulomas IIIC, Pulogadung, Jakarta Timur. Kemarin sore, tim DMC juga sempat membantu evakuasi ibu yang akan melahirkan, di Kompleks Pulomas. Pulogadung, Jakarta Timur.

Hujan yang turun dengan intensitas tinggi sejak Minggu dini hari mengakibatkan banjir di sejumlah permukiman. BPBD DKI Jakarta mengatakan, banjir kemarin terjadi akibat curah hujan tinggi. Beberapa pintu air kemudian mengalami kenaikan dan sungai-sungai meluap. 

"Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya pada hari Minggu (23/2/2020) dengan akumulasi curah hujan harian menurut data BMKG tertinggi terjadi di Pulo Gadung dengan intensitas 241 mm/hari kategori ekstrem yang menyebabkan beberapa pintu air mengalami kenaikan status siaga dan sungai meluap," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Insaf, Minggu (23/2/2020). 

Sebanyak 55 rukun warga ( RW) di Jakarta terendam banjir pada Minggu pagi, tersebar di 36 kelurahan di 23 kecamatan. 

Ketinggian banjir di 55 RW beragam, mulai dari 5 cm sampai 120 cm. Banjir dengan ketinggian 120 cm terjadi di Kelurahan Mampang, Jakarta Selatan. Sementara itu, banjir dengan ketinggian 100 cm terjadi di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Reporter Admin
Editor Aldi Gultom