JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menargetkan pembebasan 18 bidang lahan untuk proyek normalisasi Kali Sunter.
Sejumlah bidang lahan itu berada di di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.
Targetnya, pembebasan lahan untuk normalisasi bisa direalisasikan tahun ini.
Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Yusuf, mengatakan, 18 bidang lahan tersebut sudah masuk dalam penetapan lokasi (Penlok).
"Segera kita bebaskan tahun ini. Ini menjadi bagian untuk penanggulangan banjir yang harus dilakukan," ujarnya, saat melakukan peninjauan ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Sunter di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2020).
Bila pembebasan lahan sudah dilakukan maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bisa langsung melakukan pekerjaan konstruksi.
"Kali Sunter ini termasuk dalam 13 sungai yang kewenangannya ada di Kementerian PUPR," terang Juaini.
Masih menurutnya, pembebasan lahan di aliran Kali Sunter juga akan dilakukan di wilayah RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu. Namun saat ini masih dalam tahap inventarisir dan validasi peta bidang.
"Secepatnya juga akan kita bebaskan. Kami ingin upaya mengatasi banjir bisa segera dioptimalkan dan dilakukan secara komprehensif," ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk mengatasi banjir di kawasan Cipinang Melayu juga perlu dilakukan dengan normalisasi Saluran Penghubung Sulaiman di Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar.
"Normalisasi Saluran Phb Sulaiman juga akan dilakukan tahun ini oleh Suku Dinas SDA Jakarta Timur," terang Juaini Yusuf.