CIPAYUNG, AYOJAKARTA.COM -- Para pelaku usaha ternak sapi perah di Jakarta Timur disediakan instalasi Sentra Unit Pengolahan Hasil (UPH) Susu Swadaya di Jalan Peternakan Raya, Agrowisata Cibugary, Pondok Rangon, Cipayung.
Sentra UPH Susu Swadaya diresmikan Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Jaktim Syofian Thahir.
Sentra UPH Susu Swadaya nantinya bisa digunakan oleh para pelaku usaha ternak sapi perah sebagai tempat sterilisasi dan penyimpanan susu perah yang sudah dikemas.
''Dengan adanya instalasi ini akan berdampak positif bagi pelaku usaha peternakan. Agar hasil dari instalasi ini bisa disebar ke masyarakat umum,'' ujar Syofian, Sabtu (7/12/2019).
Keberadaan Sentra UPH Susu Swadaya dapat mendukung program Ekowisata Cipayung yang akan dimulai pada 2021. Ekowisata Cipayung akan dijadikan destinasi wisata dan edukasi pelajar.
''Harapannya semua pelalu usaha ternak sapi perah di sini berkembang,'' kata Syofian.
Selain meresmikan rumah instalasi Sentra UPH Susu Swadaya juga dilakukan pemberian susu kepada pedet atai anak sapi perah milik para peternak di sana.
Kepala Bidang Peternakan dan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan DKI Rismiati menambahkan, Jaktim menjadi salah satu lokasi dengan peternak sapi perah terbanyak selain Jakarta Selatan.
Dengan hadirnya Sentra UPH Susu Swadaya diharapkan dapat mendongkrak pendapatan peternak.
''Keuntungannya kita juga tidak usah repot-repot untuk mendapatkan susu segar. Kita juga bekerja sama dengan Badan POM untuk didistribusikannya dan izin edarnya,'' jelas Rismiati.
Jaktim memiliki 905 ekor sapi perah dari 2024 ekor yang ada di DKI. Dengan bibit sapi perah sebanyak 400 ekor, 300 ekor per tahun berproduksi dan 100 ekor lagi yang mengalami kendala masa subur atau kesehatan. Sementara jumlah peternak sebanyak 133 orang.