JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Warga Rusun Jatinegara Barat, Jakarta Timur, diberi pelatihan membuat kain tenun khas Betawi yang diinisiasi Dekranasda DKI Jakarta. Kegiatan yang digelar selama 23 dan diikuti 20 warga tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemandirian warga.
Wakil Ketua Bidang Daya Saing Dekranasda DKI Jakarta, Elisabeth Ratu R mengatakan hasil kerajinan warga nanti akan dikurasi untuk kemudian dipasarkan Dekranasda pada setiap event bazar maupun pameran.
Menurut Elisabeth, pelatihan menenun ini memang butuh waktu agak lama karena diperlukan kesabaran dalam merangkai benang satu per satu menjadi kain tenun dengan berbagai motif.
"Berbagai ikon Betawi dibuat dalam pelatihan ini, seperti ondel-ondel, Monas, gigi balang dan lain sebagainya," ujarnya, Selasa (5/11/2019).
AYO BACA : Jumlah Balita Stunting Paling Banyak di Jakarta Timur
Dikatakan, setelah mengikuti pelatihan nantinya akan dibentuk komunitas warga. Perkembangan menenun warga akan terus dipantau oleh instruktur pendamping.
"Target kami masing-masing rusun punya produk sendiri, tidak sama dengan rusun lainnya," katanya.
Tujuan utama dari pelatihan ini, lanjut Elizabeth, untuk pemberdayaan ekonomi warga rusun agar mereka bisa mandiri.
"Harga hasil tenun yang dipasarkan nantinya mulai dari Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung tingkat kesulitan dan panjangnya kain," pungkasnya.
AYO BACA : Medan Sulit, Eceng Gondok di Kali Sunter Dibersihkan Manual