Jakarta Timur

Sebagian Warga Bambu Apus Kesulitan Air Bersih

Oleh: Admin Kamis 24 Okt 2019, 13:24 WIB
Ilustrasi air bersih/Kumparan

JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 25 dari total 96 rumah tinggal di RT 02 RW 03 Kelurahan Bambu Apus, Cipayung dilanda krisis air bersih sejak awal September 2019.
 
''Rata-rata warga yang kekurangan air bersih ini akibat kedalaman sumur di rumahnya cuma 12 sampai 15 meter,'' kata Ketua RT 02 RW 03 Adi Ismanto, Kamis (24/10/2019). 
 
Selain itu, kontur lahan di kawasan setempat relatif lebih tinggi bila dibandingkan kawasan sekitarnya, sehingga setiap kemarau pajang selalu dilanda kekeringan.
 
Pada Rabu malam (23/10/2019), produsen swasta air bersih yang menjadi mitra Pemprov DKI Jakarta PT Aetra mendistribusikan bantuan air bersih sekitar 7.000 liter. Air didistribusikan kepada warga yang membutuhkan dengan cara ditampung menggunakan galon maupun panci.

''Itu juga setelah saya telepon lurahnya. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu,'' kata Adi.  
 
Salah seorang warga bernama Nemi (42) mengaku sempat mengandalkan air bersih milik tetangganya yang juga tinggal di rumah kontrakan.
 
''Tapi airnya keruh. Tidak layak buat dimasak,'' bebernya.
 
Air yang keluar dari keran pun relatif kecil karena sumur yang mulai mengering.
 
''Paling sebesar batang lidi keluarnya beberapa menit kemudian berhenti,'' ujar Nemi.
 
Air bantuan dari PT Aetra diperkirakan cukup untuk keperluan rumah tangga selama dua hari ke depan.
 
''Kalau bisa sih setiap dua hari sekali dikirim air kayak begini, biar bisa dipakai buat minum sama masak,'' jelasnya. 

Reporter Admin
Editor Wahyu Sabda Kuncahyo