Jakarta Timur

51 Rumah Terbakar di Bidara Cina, Tak Ada Korban Jiwa dan Luka-luka

Oleh: Admin Senin 21 Okt 2019, 21:05 WIB
Ilsutasi kebakaran/Pixabey.com

JAKARTA TIMUR, AYOJAKARTA.COM -- Si jago merah mengamuk dan menghanguskan sebanyak 51 rumah di Bidaracina, Jakarta Timur, Senin sore (21/10/2019). 

Muhammad Fikry (20), warga Rt 08/02 Bidara Cina mengatakan api berasal dari RT 09/02. Namun, Fikry mengaku tak mengetahui pasti dari rumah mana sumber api berasal. 
 
''Yang saya lihat sumber api dari RT 09, tapi nggak tahu rumah yang mana," kata dia. 
 
Fikry yang berprofesi sebagai pedagang soto di dekat Halte Bidaracina mengaku baru menyadari rumahnya terbakar saat dibangunkan oleh ibunya sekitar pukul 15.00 WIB.
 
Anak bungsu dari lima bersaudara itu menghuni rumah di RT 08/02 Bidaracina bersama dua orang tuanya.
 
''Ibu saya teriak kebakaran, kebakaran sambil bangunin saya. Pas ngeliat, api dari arah RT 09 kebawa angin ke rumah saya," katanya.

Saksi mata lainnya, Sakiman (70) mengaku sempat pingsan setelah api dari RT 09 merambat cepat ke rumahnya yang bersebelahan dengan rumah Fikry.
 
"Saya memang punya penyakit vertigo. Kaget juga liat api gede banget depan mata, saya langsung pingsan," katanya.
 
Sakiman sedang dalam perawatan intensif tim medis dari Puskesmas Jatinegara.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.00 WIB yang melanda RT08 sebanyak 27 rumah yang dihuni 40 kepala keluarga, RT 09 sebanyak 21 rumah yang dihuni 35 kepala keluarga dan di RT 12 sebanyak empat rumah yang dihuni satu kepala keluarga.
 
"Penyebabnya maupun kerugian materi masih dalam penyelidikan," kata Kasi Damkar Jaktim, Gatot Sulaeman.
 
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. 

"Korban luka maupun jiwa sampai saat ini dilaporkan nihil (tidak ada)," kata Kepala Satpol PP Bidaracina Ady Jolisto di Jakarta, Senin malam.
 
Informasi itu dilaporkan oleh tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) maupun Puskesmas Jatinegara.
 
Namun Ady menyebutkan, sedikitnya tiga warga korban kebakaran mengalami histeris dan pingsan akibat peristiwa terbakarnya rumah tinggal mereka.
 
"Ada tiga yang shock dan histeris. Kita masih data identitasnya dan saat ini sedang ditangani Tim PMI," katanya.

 Sementara itu data yang dihimpun melalui laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur menyebutkan, sebanyak 183 jiwa warga Bidaracina kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim