Jakarta Utara

Gencar Kampanye 3T kepada Warga, Kasus Covid-19 di Cilincing Menurun

Oleh: Admin Jumat 16 Okt 2020, 18:51 WIB
Rapid test massal sebagai tracking kasus Covid-19 di Kecamatan Cilincing gencar dilakukan untuk cegah tingginya kasus/dok: utara.jakarta.go.id

CILINCING, AYOJAKARTA.COM – Kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan, seiring dengan gencarnya sosialisasi gerakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (testing, treatment, tracking) kepada warga.

Begitu pun tingkat kesembuhan warga yang terpapar Covid-19 tercatat meningkat jika dibandingkan pada pekan pertama dan kedua Oktober 2020.

AYO BACA : Empat Hari Berturut Kasus Harian Covid-19 di DKI Jakarta Tidak Lebih Dari 1.100 Kasus. Dampak PSBB Ketat? (Update 16 Oktober 2020)

“Alhamdulillah, dengan sosialisasi 3M, 3T pemutusan rantai Covid-19 klaster keluarga serta sosialisasi peningkatan imunitas maka terjadi penurunan kasus positif dan peningkatan pasien sembuh," ucap Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, Edison Syahputra, dilansir utara.jakarta.go.id, Jumat (16/10/2020).

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dijelaskannya kurva kasus positif Kecamatan Cilincing pada pekan pertama (5 Oktober 2020 hingga 11 Oktober 2020) menurun dari 136 orang menjadi 65 orang pada pekan kedua (12 Oktober 2020 hingga 16 Oktober 2020).

AYO BACA : Ada Penambahan 4.301, Kini Total Kasus Covid-19 di Indonesia Melebihi 350 Ribu (Update 16 Oktober 2020)

Sedangkan kurva kasus sembuh dalam rentan waktu yang sama terjadi kenaikan dari 34 orang menjadi 72 orang.

“Dari data ini jika kami amati ada perbandingan lurus antara edukasi 3M dan 3T. Dengan artian bahwa masyarakat semakin memahami bagaimana cara mengantisipasi agar tidak tertular Covid-19 dan partisipasi masyarakat terhadap 3T yang dilakukan pemerintah,” ujarnya.

Dipastikannya, pemeriksaan (Testing) telah dilakukan secara kontinu diberbagai kelurahan di Kecamatan Cilincing sebagai langkah pelacakan (Tracing) terhadap penyebaran Covid-19.

Begitupun pengobatan (Treatment) yang dilakukan dengan pemantauan warga yang terpapar Covid-19, baik melakukan isolasi mandiri di rumah, isolasi terpadu, maupun rumah sakit.

“Setiap hari petugas medis selalu melaksanakan 3T. Program ini tentunya perlu dukungan aktif dari masyarakat. Yang pasti masyarakat jangan pernah puas dengan data saat ini dan selalu melaksanakan 3M dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) kapan pun dan di mana pun berada,” tutupnya.

AYO BACA : Survei KedaiKOPI: Vaksin Merah Putih Diyakini akan Akhiri Covid-19

Reporter Admin
Editor Budi Cahyono