Jakarta Utara

Pengakuan Komunitas ARK Qahal Soal 'Nasi Anjing'

Oleh: Admin Senin 27 Apr 2020, 13:37 WIB
Tangkapan layar sebuah video dari Komunitas ARK Qahal menjelaskan kenapa membuat 'nasi anjing' untuk warga Tanjung Priok Jakarta Utara. instagram: @kabartngcom

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Komunitas ARK Qahal membuat geger masyarakat lantaran membagikan 'nasi anjing' saat Ramadan. Meski niatan tersebut baik, namun pemilihan diksi itu menimbulkan polemik di tengah mayoritas warga muslim yang sedang terdampak pandemi Covid-19.

Koordinator Komunitas ARK Qahal, Andi angkat bicara menjelaskan tujuan pihaknya menyalurkan bantuan nasi dengan bungkus berlogo anjing.

Menurutnya, bantuan nasi tersebut dibagikan atas dasar untuk membantu masyarakat yang kesusahan dalam situasi pandemi virus Corona Covid-19.

AYO BACA : 'Nasi Anjing' Niat Baik, Diksi Tak Tepat

"Tujuannya sudah jelas untuk membantu masyarakat yang butuh makan sehari-sehari dengan situasi bangsa kita yang lagi mengalami situasi yang sama-sama mengalami kesusahan masa kami berdiam diri aja ga melakukan apa-apa," kata Andi kepada Suara.com - jaringan Ayojakarta.com, Senin (27/4/2020).

Andi mengklaim, bantuan nasi anjing yang diberikan kepada masyarakat tanpa memandang latar belakang agama, ras dan suku.

"Sebagai manusia kami enggak melihat agama, suku, ras tapi sesama warga negara hati kami ini terketuk lah untuk membantu mereka itu aja sih," kata dia.

AYO BACA : Polemik 'Nasi Anjing', ARK Qahal Klaim Masalah Sudah Clear

Namun ketika disinggung mengapa bantuan nasi tersebut diberi nama 'Nasi Anjing', Andi tak memberikan keterangan lebih lanjut. Ia hanya mengatakan, bahwa polemik 'Nasi Anjing' ini sudah beres dan sudah melakukan mediasi dengan warga yang merasa dilecehkan.

Untuk diketahui, warga Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan usai menerima bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting'.

Bantuan tersebut disalurkan oleh sebuh komunitas bernama ARK Qahal kepada warga di sekitar Masjid Babah Alun, Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (26/4/2020) dini hari tadi.

Sejumlah warga khususnya umat muslim di sekitar merasa dilecehkan lantaran diberi bantuan makanan siap santap dengan bungkus berlogo kepala anjing disertai tulisan 'Nasi Anjing, Nasi Orang Kecil, Bersahabat dengan Nasi Kucing #Jakartatahanbanting'. Pasalnya, mereka berasumsi bahwa makanan yang diberikan merupakan daging anjing.

AYO BACA : Warga Geger Ada Bantuan ‘Nasi Anjing’, Begini Penjelasannya

Reporter Admin
Editor Fitria Rahmawati