JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- PT Pembangunan Jaya Ancol sudah bersiap-siap menghadapi puncak pasang air laut pesisir Jakarta Utara.
BMKG sebelumnya memperingatkan, kondisi pasang naik air laut maksimum di Teluk Jakarta dapat terjadi pada periode 9-12 Januari 2020 dengan ketinggian maksimum 0,6 meter. Kondisi ini berpotensi menghambat laju aliran air sungai masuk ke laut di Teluk Jakarta.
Departement Head Corporate Communications PT Pembangunan Jaya Ancol, Rika Lestari, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 26 rumah pompa air yang dilengkapi 48 unit pompa dengan kapasitas buang masing-masing pompa 447,1 meter kubik per menit.
"Kami pastikan seluruh gorong-gorong atau saluran air di kawasan Ancol bersih dari sampah. Rumah pompa juga kami cek secara berkala, saat ini kondisinya semua berfungsi dengan baik," ujar Rika, Rabu (8/1/2020).
Selain itu, lanjut Rika, pihaknya juga sudah bekerjasama dengan pengelola Pintu Air Kopro untuk memonitor debit air, baik air kiriman dari hulu juga akibat pasangnya air laut.
Vice President Taman Impian Jaya Ancol, Budi Aryanto, menambahkan, petugas penjaga pantai serta keamanan juga terus disiagakan untuk memonitor dan mengawasi seluruh aktivitas pengunjung serta memberikan imbauan secara periodik melalui sound area.
"Pengunjung tidak perlu khawatir untuk berekreasi ke Ancol, berhubung saat ini masuk musim hujan maka jangan lupa bekali diri dengan payung atau jas hujan agar aktivitas rekreasi tetap nyaman," kata Budi.