PENJARINGAN, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 5000 bibit mangrove kembali ditanam di Kawasan Ecomarine Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (23/11/2019).
Pemerintah Kota Jakut diwakili Sekretaris Kota Desi Putra ikut ambil bagian mencegah wilayahnya dari erosi dan abrasi permukaan tanah.
Desi Putra mengatakan, pemberdayaan tanaman mangrove sangat penting karena diyakini mempunyai sistem perakaran yang sangat kuat sehingga mampu meredam energi gelombang laut.
''Untuk melindunginya dibutuhkan sesuatu yang kuat untuk menghindari penggerusan, salah satunya mangrove. Selain mempunyai akar yang kuat menahan arus juga dapat menahan sedimen yang dibawa oleh gelombang,'' jelasnya.
Dengan penanaman 5000 pohon yang digagas Komunitas Mangrove Muara Angke (KOMMA), Pemkot Jakut sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.
''Ini bukti jika di Jakarta Utara masih ada yang peduli akan lingkungan tempat tinggalnya. Meskipun dalam hitungan 5000 pohon itu banyak namun nyatanya apa yang kita lakukan saat ini masih kurang maksimal. Saya sangat berharap kegiatan ini terus dilakukan secara berkesinambungan. Ajak warga atau komunitas lainnya menjaga dan peduli lingkungan,'' papar Desi Putra.
Dengan melibatkan unsur anak-anak, kegiatan tersebut adalah salah satu cara mengajarkan kepedulian terhadap alam dan lingkungannya.
''Menciptakan lingkungan sekaligus generasi mendatang yang peduli pada kehidupan akan datang. Karena apa yang kita semua lakukan saat ini nantinya akan dinikmati anak-anak kita ini. Semoga yang kita kerjakan bisa mendatangkan manfaat buat warga Penjaringan, khususnya Jakarta Utara, spesial khusus Indonesia,'' tutur Desi Putra.
Ketua KOMMA M Said mengapresiasi dukungan Pemkot Jakut yang mau ikut menanam mangrove bersama warga.
''Menjaga lingkungan adalah bentuk tanggung jawab sosial kita semua. Semoga apa yang kita lakukan tidak berhenti sampai di sini saja,'' katanya.