Jakarta Utara

Hingga Oktober, 6.831 Pohon Rawan Tumbang di Jakut Dipangkas

Oleh: Admin Rabu 06 Nov 2019, 16:34 WIB
Penopingan pohon/Poskopohontumbang.blogspot.com

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 6.831 pohon rindang yang rawan tumbang dipangkas Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara periode Januari hingga Oktober lalu. 

Kepala Suku Dinas Kehutanan Jakarta Utara, Putut Widya Martata mengatakan pihaknya secara rutin melakukan perawatan terhadap pohon dengan melakukan pemangkasan.

"Rata-rata pohon akan kembali rimbun setiap tiga bulan sekali, jadi setiap ada pohon rindang akan kami toping. Apalagi jelang musim hujan akan kita tingkatkan," katanya, Rabu (6/11/2019).

Pihaknya, kata Putut, memiliki tujuh tim pemangkasan pohon yang masing-masing terdiri dari enam hingga tujuh orang. Penopingan menyasar pada dahan pohon kering, keropos atau mati yang berpotensi membahayakan warga sekitar.

AYO BACA : Yuk Laporkan Semua Masalah Lingkungan di Posko Wali Kota Jakut

"Tujuan program ini memastikan keamanan masyarakat yang berada di sekitar pohon terutama ketika cuaca sedang tidak bersahabat, misalnya saat angin kencang," ujarnya.

Selain dari hasil pengawasan lapangan, pemangkasan dilakukan berdasar usulan langsung masyarakat, serta laporan Aplikasi Citizen Relation Management (CRM).

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Tim Pertimbangan Permohonan Penebangan Pohon (TP4) Dinas Kehutanan DKI Jakarta jika terdapat ajuan permohonan warga melalui pelayanan terpadu satu lintu (PTSP).

"TP4 akan datang meninjau ke lokasi pohon yang diajukan ditebang. Setelah itu, tim memberikan rekomendasi teknis terkait layak atau tidaknya pohon ditebang," pungkasnya.

AYO BACA : Pemkot Jakut Mulai Aktifkan Posko Siaga Banjir

Reporter Admin
Editor Lopi Kasim