Jakarta Utara

Diresmikan Anies, Bioskop Rakyat Ini Masih Sepi

Oleh: Admin Rabu 09 Okt 2019, 16:32 WIB
Suasana bioskop Indiskop, Jakarta Utara, Rabu (9/10/2019)/Ayojakarta.com

JAKARTA UTARA, AYOJAKARTA.COM -- Sejak diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Senin (7/10/2019) lalu, bioskop Indiskop di kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, belum ramai penonton. 

Bioskop rakyat pertama di Jakarta itu memiliki dua studio dengan kapasitas 110 kursi untuk masing-masing studio. Harga tiket relatif murah. Senin-Jumat, tiket dijual seharga Rp 18 ribu, sedangkan akhir pekan, Sabtu dan Minggu dibanderol Rp 25 ribu. 

Hari ini ada dua filim yang diputar, yaitu Ambu dan Oo Nina Bobo. Ambu mengisahkan tentang sosok Ambu Misnah yang diperankan aktris senior Widyawati, hidup dengan latar belakang budaya yang begitu kuat. Situasi ini tergambar ketika Ambu ditinggal oleh anak perempuannya Fatma yang diperankan aktris Laudya Cynthia Bella. 

Film berikutnya yaitu Oo Nina Bobo bergenre horor, yang mengangkat kisah misterius di balik lagu pengantar tidur itu. Desain suara dibuat atmosferik dan dramatik akan memacu adrenalin penonton. 

Film bergenre horor Indonesia ini dirilis pada 20 Maret 2014 dan dibintangi oleh aktris Revalina S. Temat. 

"Penontonnya ada dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa. Film Nina Bobo diputar pukul 15.00 WIB jumlah penontonya sekitar 14 orang," ujar Citra Wulandari (19), petugas tiket, saat berbincang dengan Ayojakarta di lokasi. 

Pengunjung bioskop juga tak perlu khawatir lapar dan haus. Sebab di sini tersedia beragam tenant yang menjual aneka makanan dan minimunan. Terdapat 12 tenant mulai dari nasi uduk, soto, kopi, nasi goreng juga kudapan seperti sosis dan kue kukus. Namun hari ini nampaknya hanya dua tenant yang buka, khusus minuman dan soto. 

Film-film yang diputar merupakan pilihan terbaik dan cocok untuk semua kalangan. 

"Karena kita menayangkan film terbaik. Penonton yang datang paling kecil usianya lima tahun," kata Citra. 

Jadwal pemutaran dari pukul 13.00 WIB setiap harinya. Tingkat okupasinya di hari biasa memang masih cukup minim dibandingkan akhir pekan terbilang tinggi. 

"Karena pengen tahu bioskop, antusiasnya cukup meningkat mereka ingin tahu bioskop di atas pasar," jelasnya. 

Reporter Admin
Editor Widya Victoria