Jakarta Utara

3.896 Titik Jalan Berlubang Sudah Diperbaiki Sudin Jakarta Utara hingga Februari 2026, Imbau Warga untuk...

Oleh: Jinan Vania Barizky Selasa 03 Mar 2026, 12:10 WIB
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara sudah melakukan perbaikan sebanyak 3.896 titik jalan berlubang. (Sumber: beritajakarta.id | Foto: beritajakarta.id)

AYOJAKARTA.COM - Setidaknya 3.896 titik jalan berlubang sudah diperbaiki Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara hingga Februari 2026.

Tersebar di 6 kecamatan, total luas penanganan mencapai 40.131,79 meter persegi.

"Perbaikan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan. Kami tidak ingin kerusakan jalan menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas," ujar Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Darwin Ali Selasa (3/3).

Baca Juga: Jelang Idul Fitri 1447 H, Pembelian Tiket Bus di Terminal Kampung Rambutan Alami Lonjakan Signifikan! Begini Cara Beli Online..

Menurutnya, tingginya intensitas hujan pada awal tahun serta padatnya mobilitas kendaraan, khususnya angkutan logistik bertonase berat menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan.

Ia mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan kerusakan jalan melalui kanal resmi pemerintah agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara, Budi Cahyo Wardoyo menambahkan, volume pekerjaan perbaikan jalan meningkat signifikan pada Februari 2026.

Baca Juga: Ramah Disabilitas, Pramono Anung Resmikan Revitalisasi JPO Sarinah Terintegrasi Halte Transjakarta MH Thamrin

"Sepanjang Januari, kami menambal 1.013 titik lubang. Angka ini meningkat pada Februari menjadi 1.752 titik dengan luas penanganan mencapai 18.154,31 meter persegi," bebernya.

Ia menuturkan, dari enam kecamatan, wilayah Penjaringan mencatat jumlah perbaikan tertinggi pada Februari, yakni sebanyak 287 titik lubang atau setara 4.769,75 meter persegi.

Melalui upaya perbaikan tersebut, diharapkan hambatan transportasi di Jakarta Utara dapat diminimalisir, terutama pada jalur logistik dan kawasan permukiman padat penduduk.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky