Jakarta Utara

Keji, Seorang Ibu Tiri di Cilincing Tega Aniaya Kedua Anak Tirinya karena Susu Tumpah

Oleh: Mohammad Haekal Tazakka Henika P Kamis 19 Sep 2024, 21:49 WIB
Seorang Ibu Tiri di Cilincing Tega Aniaya Kedua Anak Tirinya karena Susu Tumpah

AYOJAKARTA.COM - Seorang ibu di wilayah Cilincing, Jakarta Utara, ditangkap oleh kepolisian setelah dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap dua anak tirinya.

Kejadian ini terungkap setelah tetangga mulai curiga melihat kondisi kedua korban yang mengalami kejang-kejang, sementara tubuh mereka dipenuhi dengan luka bekas cubitan dan pukulan.

Kekhawatiran tetangga tersebut memicu laporan kepada pihak berwenang, yang kemudian menyelidiki kasus tersebut.

Korban pertama, yang berinisial M dan berusia 4 tahun, telah mendapatkan perawatan dan kondisinya dilaporkan mulai membaik.

Baca Juga: Meroket! Paslon Ridwan Kamil dan Suswono Unggul secara Elektabilitas dari Hasil Survey LSI

Namun, korban kedua, N yang berusia 6 tahun, masih dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri.

Menurut keterangan dari tim medis, N mengalami luka serius di bagian kepala belakang akibat pukulan yang keras, sehingga memerlukan operasi.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, mengungkapkan bahwa insiden kekerasan tersebut dipicu oleh hal sepele.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku yang merupakan ibu tiri kedua anak tersebut tega menganiaya mereka setelah salah satu korban, N, secara tidak sengaja menumpahkan air susu yang dibuatnya.

Baca Juga: BLUNDER! Dokter Oky Pratama Sebut Bantahan Lolly atas Kehamilan adalah Kecerobohan: Obat Hormon Seharusnya...

Tetangga dari anak tersebut, Diza memaparkan kronologi ditemukannya korban.

“Awalnya kaya teriak, teh teh minta tolong. Saya jawab kenapa teh, ini anak saya kejang-kejang. Terus, yaudah teh ayo bawa dulu ke bidan yang terdekat dulu deh yang deket sini. “ tutur Diza ke wartawan.

Korban tersebut akhirnya dibawa oleh ibu tiri tersebut ke rumah sakit menggunakan taksi online yang dipesankan oleh tetangga nya.***

Reporter Mohammad Haekal Tazakka Henika P
Editor Jinan Vania Barizky