PULAU SERIBU SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Petugas Sektor 8 Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, melakukan penyemprotan cairan disinfektan terhadap sarana dan prasarana dermaga di Jalan Dermaga Sisi Timur Pulau Lancang RT 01/01, Kelurahan Pulau Pari Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
Kepala Sektor 8 Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Eko Mahendro, mengatakan penyemprotan dilakukan menindaklanjuti permintaan kelurahan dan Pokdarwis menjelang libur panjang cuti bersama.
“Kegiatan ini untuk pencegahan penyebaran Covid-19 jelang libur panjang, karena biasanya wisatawan memanfaatkan libur panjang untuk berwisata ke Pulau Seribu,” ujar Eko, Rabu (28 Oktober 2020).
Eko menambahkan dalam kegiatan ini para petugas mengawali penyemprotan dari dermaga sisi timur hingga dermaga utama, dengan menyemprot seluruh sarana dan prasarana, mulai tempat duduk, gazebo, lantai dermaga dan kantor dishub.
“Kami kerahkan tiga petugas berikut satu unit water sprayer serta 15 liter cairan disinfektan,” tandasnya.
Sementara itu, Suku Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Seribu tak henti-hentinya mengingatkan warga Kepulauan Seribu, untuk terus meningkatkan kesadaran dalam menjalankan protokol kesehatan disetiap aktivitasnya, baik di dalam maupun di luar rumah.
Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Herwin Meifendi mengatakan, selama pelaksanaan PSBB masa transisi, kasus Covid-19 cenderung melandai karena dampak dari perilaku masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan yang cukup baik.
“Selama masa PSBB kasusnya turun drastis, tapi tetap harus diwaspadai melalui disiplin penerapan protokol kesehatan,” kata Herwin, Selasa (27 Oktober 2020).
Herwin menambahkan terkait dibukanya lagi sektor pariwisata, pihaknya berharap warga turut berpartisipasi aktif dalam membantu penerapan protokol kesehatan terhadap wisatawan, dan meminta pengawas PSBB memperketat pengawasan di dermaga keberangkatan maupun kedatangan.
“Sejak PSBB masa transisi hingga saat ini tidak ada penambahan kasus, kita berharap hal ini bisa dipertahankan hingga Kepulauan Seribu kembali ke zona hijau.”