AYOJAKARTA.COM - Momen bersejarah Hari Pahlawan sebentar lagi akan diperingati.
Hari Pahlawan diperingati pada tanggal 10 November setiap tahunnya.
Peringatan Hari Pahlawan sendiri bermula dari perang Surabaya pada tahun 1945.
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Pentingnya Peran Petani bagi Kehidupan, Jika Tak Ada Dunia Bisa Kiamat?
Dimana perang tersebut merupakan perlawanan Indonesia terhadap para tentara Inggris yang ingin merebut kekuasaan.
Namun perku diketahui bahwa ternyata dalam perang ada sebuah aturan.
Dikutip AyoJakarta.com dari laman Instagram Ppalanwarsarang pada (7/11), aturan dalam perang tersebut dijelaskan oleh Kyai Haji Maimoen Zubair yang kini telah almarhum.
Baca Juga: Mbah Moen Sebut Semua Akan Hancur Pada Hari Kiamat Kecuali 2 Hal Ini, Apa Saja?
Kyai Haji Maimoen Zubair atau kerap disapa Mbah Moen semasa hidupnya pernah berdakwah mengenai aturan peperangan.
Mbah Moen menuturkan hendaknya kita berperang kepada yang memerangi kita.
“Ada peperangan karena orang Islam yang pertama kali diperangi nah kalau kamu perang jangan kok seenaknya perangilah orang yang memerangimu” ujar Mbah Moen.
Baca Juga: Mbah Moen Menjelaskan Makna Penting Dzikir Bahkan Bisa jadi Tanda Kiamat
Lebih lanjut beliau menjelaskan, “Jadi sahabat Nabi perang Uhud, perang Badar itu memerangi kafir Quraisy sebab orang kafir Quraisy memerangi orang Islam yakni dengan diusir”
Mbah Moen juga menjelaskan bagaimana awalnya perang terjadi dalam Islam.
“Awalnya orang Islam di Mekkah, kemudian diusir, Makanya harta rampasan itu itu untuk orang-orang fakir yang berhijrah yaitu orang-orang yang diusir dari kampung halamannya dikeluarkan dari Mekkah” tutur Mbah Moen.
Baca Juga: Gus Baha Murid Mbah Moen Jelaskan Bahayanya Manusia yang Tak Bisa Berdamai dengan Diri Sendiri
Almarhum Mbah Moen juga menuturkan terjemahan ayat yang mengatur dalam peperangan tersebut.
“Sebagian ayat lain itu berada setelah ayat yang menerangkan puasa” jelas Mbah Moen.
“Setelah menerangkan puasa, firman Allah SWT perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kami dan janganlah kalian melampaui batas sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas” ungkap Mbah Moen mengartikan sebuah ayat firman Allah soal perang.
Kemudian diakhir video Mbah Moen menegaskan sekali lagi perihal pihak yang boleh diperangi.
“Jadi yang diperangi siapa? Orang yang memerangi” tegas Mbah Moen.
Kemudian jika kita tidak diperangi lantas harus bagaimana?
“Kalau tidak memerangi bagaimana? Ya sudah memang tidak memerangi mau buat-buat bagaimana” tegas Mbah Moen.
Beliau juga menambahkan, “Tapi kamu wajib mengajak berdakwah pada siapapun". ***