Khazanah

Terjadi Jelang Pemakaman, Karomah Istri Mbah Moen Heni Maryam Bikin Para Pelayat Heran

Oleh: Admin Sabtu 17 Sep 2022, 12:35 WIB
Nyai. Hj. Heni Maryam Syafa'atin Maimoen, Istri KH Maimoen Zubair Tutup Usia

AYOJAKARTA.COM - Istri KH Maimun Zubair alias Mbah Moen, Hj Heni Maryam meninggal dunia pada Kamis (1/9/2022) lalu.

Kematian Heni Maryam ini tentunya juga menarik perhatian publik, lantaran seorang istri dari ulama terpandang di Tanah Air.

Heni Maryam sendiri menyusul sang suami, Mbah Moen ke rahmatullah yang lebih dulu meninggal pada 6 Agustus 2019 lalu.

Baca Juga: Cuma 19 Huruf, Ini Nasihat Mbah Moen Agar Terhindar dari Penyakit dan Kesialan!

Namun, siapa sangka istri dari Mbah Moen ini ternyata juga memiliki karomah.

Karomah Nyai Maryam, sapaan akrabnya ini terjadi saat jelang pemakaman.

Karomah tersebut diceritakan oleh salah satu santri Pondok Pesantren Al-Anwar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pesantren Sarang bernama Khairil Anwar.

Baca Juga: Wajib Tahu! Kata Mbah Moen, Inilah 4 Perbuatan Buruk Manusia yang Bisa Mendatangkan Kerusakan

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MataAir Cinema pada Rabu (14/9/2022), Khairil Anwar menceritakan bahwa dirinya sempat ikut salat jenazah.

"Ketika ibu Nyai meninggal saya ikut menyalati yang pertama," ujar Khairil Anwar.

Kemudian setelah selesai salat jenazah yang pertama, ia mengaku berkoordinasi dengan teman-teman kepolisian.

Baca Juga: Hati-hati! Kata Mbah Moen Inilah 3 Golongan Orang yang Dapat Menyebabkan Kerusakan

"Setelah ibu Nyai disalati di dalam, terus di pindah ke musala ini, disalati kedua dan seterusnya," katanya.

Namun anehnya setiap selesai melakukan salat jenazah, itu selalu ada gerimis.

"Setelah disalati yang kedua dan seterusnya itu, setiap setelah nyalati, itu ada gerimis, perkiraan temen-temen yang di jalan hujan, ternyata enggak," cerita Khairil.

Baca Juga: Wasiat Mbah Moen di Umur Inilah Seseorang Ditentukan Nasibnya Akan Hidup Kaya atau Miskin, Anda Wajib Tahu!

Dan Khairil mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi berulang kali sampai dengan diberangkatkannya jenazah Nyai Maryam ke makam Gondan, sebelah sang cucu, Gus Robah.

"Setelah dimakamkan berdoa prosesi semua selesai langsung hujan deres kurang lebih satu jam lebih, setelah itu baru yang takziyah bubar," tutupnya.***

Reporter Admin
Editor Desi Kris