Khazanah

7 Siklus Kehidupan Manusia yang Penuh dengan Cobaan Kata Mbah Moen, Berikut Penjelasannya

Oleh: Linda Wati Kamis 15 Sep 2022, 19:37 WIB
Instagram @khmaimunzubair

AYOJAKARTA.COM-- Mbah Moen, ulama besar yang namanya masih terkenang hingga sampai saat ini.

Mbah Moen banyak mengajarkan norma-norma yang ada pada ajaran Islam, dan senantiasa mengajarkan untuk sabar dalam menjalani cobaan.

Siklus kehidupan manusia memang akan terus berubah. Mbah Moen selaku ulama pun meminta kita mempersiapakan bekal untuk ke alam akhirat.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube A W Religi Channel, membagikan video ceramah Mbah Moen.

Baca Juga: Ijazah Amalan Dari Mbah Moen Agar Hidup Banjir Rezeki

Sifat sabar adalah sifat seseorang yang senantiasa menerima takdir yang diberikan oleh Allah dengan ikhlas tanpa mencela apa yang telah ditetapkan.

Kehidupan seseorang tentu ada yang namanya siklus, contohnya adalah siklus tumbuh kembang anak.

Mbah Moen mengatakan bahwa Hidup itu berulang-ulang, atau secara ganti gantian.

Lalu apa saja siklus kehidupan kata Mbah Moen?

Baca Juga: Tak Perlu Ibadah Macam-macam, Mbah Moen Bagikan Amalan Wirid Istimewa Ini Bagi Orang Umur 40 Tahun Lebih

Berikut penjelasannya:

1. Hidup di punggung ayah

Mbah Moen mengatakan, bahwa sebelum kita berada di kandungan seorang ibu. Kita hidup di atas punggung ayah.  

Di punggung sang ayah, kita memakan nafasnya ayah.

2. Hidup di rahim seorang Ibu

Mbah Moen menjelaskan, setelah kita hidup pada punggung ayah, maka kehidupan selanjutnya yaitu di perut seorang Ibu.

Di dalam rahim ibu, yang kita makan adalah darahnya Ibu kita.

“Makanya orang itu sejelek apapun, seganteng apapun itu makan darah yang dibuang oleh ibunya”. Ucap Mbah Moen

Baca Juga: Ternyata Ini Bacaan Doa Nabi Sulaiman agar Hidup Tenang dan Tentram, Bisa Diamalkan Setiap Hari

3. Hidup di alam dunia

Setelah dari rahim seorang ibu, kita akan dilahirkan dan hidup di alam dunia.

Di alam dunia yang kita makan adalah sayur-sayuran, buah-buahan, daging, dll

4. Alam Barzakh                                                                                                             

Di alam barzah makanan kita adalah amalan yang kita lakukan selama kita hidup di dunia. 

“Ketika di alam barzah makanan kita adalah amalan dihidup kita, itu untuk bekal kita” ucap Mbah Moen

5. Alam Mahsyar 

6. Hari Pembalasan

Hari dimana kita mendapatkan pembalasan setalah apa yang telah kita lakukan di alam dunia.

“Jadi hidup sesudah alam barzakh itu pengadilan, sesudah pengadilan itu pembalasan”. Ucap Mbah Moen

“Makanya kok Semut menggigit orang ya akan digigit pula semut itu”. Tambahnya

Pada hari pembalasan semuanya sama, tidak pandang bulu. Tidak ada si kaya atau si miskin.

Baca Juga: Doa Mustajab agar Cepat Kaya Raya di Dunia, Baca Ini Kata Aa Gym

7. Alam yang paling terakhir

Bisa disebut alam ini penentuan antara masuk surga atau neraka.

Sebagaimana kepercayaan umat Muslim, barang siapa yang memeluk agam Islam maka Insha Allah akan dimasukannya ke dalam surga.

Meski kelak akan lebih dulu dimasukkan ke dalam neraka untuk dibersihkan dirinya dari dosa-dosanya.

“Makanya sekarang kalian bagaimanapun caranya agar tetap beragam Islam”. Ungkap Mbah Moen.

Itulah siklus kehidupan umat manusia menurut Mbah Moen.***

 

 

 

Reporter Linda Wati
Editor Kiki Dian Sunarwati