Khazanah

Kata Mbah Moen Takdir Allah SWT Terkadang Tidak Masuk Akal Maka Harus Diiringi Iman

Oleh: Nabila Prajna Paramita Kamis 15 Sep 2022, 18:35 WIB
Kata Mbah Moen Takdir Allah SWT Terkadang Tidak Masuk Akal Maka Harus Diiringi Iman

AYOJAKARTA.COM - K.H Maimoen Zubair atau yang lebih dikenal dengan Mbah Moen, menjelaskan bahwa takdir yang dibuat oleh Allah SWT memang kadang tidak masuk akal.

Tetapi Mbah Moen tetap menegaskan kita untuk tetap berjalan beriringan dengan iman.

Dilansir AyoJakarta.com melalui kanal youtube ppalanwarsarang pada Kamis (8/9/2022), Mbah Moen menjelaskan bahwa takkan ada yang bisa mengganti firman Allah, apa yang telah ditetapkan Allah pasti akan terjadi.

Baca Juga: Agar Seisi Rumah Terhindar dari Bala Penyakit, Kata Mbah Moen Cukup Tempel Tulisan Ini di Jendela dan Pintu

Mbah Moen memberikan beberapa contoh hal-hal aneh yang dibuat Allah SWT.

Dalam pertemanan atau persaudaraan sering terjadi saling membenci dan saling iri kepada satu sama lain.

Maka dari itu, kita semua diperintahkan untuk memerangi hawa nafsu serta tunduk pada perintah dan ketetapan Allah.

Baca Juga: Ini Alasan Mbah Moen Anjurkan Orang Umur 40 Tahun Tak Perlu Banyak Ibadah, Namun Fokus Lakukan Wirid Istimewa

Jika kita bisa tunduk kepada Allah, maka kita harus berusaha untuk menghindari sifat iri dan dengki dari dalam diri.

Contoh ini pun bisa diambil dari kisah nabi, yang mana Mbah Moen menceritakan bahwa Nabi itu berasal dari kalangan bani hasyim dan bani muthollib.

Walaupun nabi berasal dari kalangan dua nabi tersebut, tidak lantas membuat dua bani tersebut menyayangi Nabi.

Baca Juga: Meludah di Dua Tempat Ini Bahaya! Mbah Moen Sebut Dapat Mempersempit Rezeki

Bani hasyim dan bani muthollib yang dipimpin oleh Abu Lahab dan Abu Jahal justru memusuhi nabi.  

Apapun yang terjadi di alam dunia ini sudah menajdi qodlo’ dan qodar-Nya Allah.

Allah telah berfirman bahwa apa yang dilihat Allah, difirmankan oleh-Nya.

Baca Juga: Mbah Moen Ditemui Nabi Khidir Saat di Kediri, Ini yang Disampaikannya

Mbah Moen pun menjelaskan apapun yang diketahui Allah tak bisa kalian catat, karena sangat banyak sekali.

Laut saja, jika diandaikan jadi tinta lalu kamu tulis apa yang diketahui oleh Allah tidak akan habis (apa yang diketahui) habis lautnya namun pengetahuan Allah tidak akan habis (masih ada).

Sama halnya dengan orang yang masuk neraka, kita hanya tahu bahwa orang tersebut telah melakukan dosa, namun kita tidak pernah tahu dosa besar apa yang telah dibuat oleh orang tersebut hingga bisa menjebloskan dirinya ke dalam neraka. Hal tersebut hanya bisa diketahui oleh Allah.

KH. Maimoen Zubair pun menyampaikan amanah kepada para jamaahnya untuk selalu berhati-hati dan takutlah kepada Allah karena Allah berkehendak sesukanya pada alam dan bumi.***

Reporter Nabila Prajna Paramita
Editor Fathul Amanah