AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah kisah pertemuan ulama kharismatik Mbah Moen dengan Nabi Khidir AS.
Diakui, banyak sekali kisah menarik tentang karomah Mbah Moen semasa hidup.
Salah satu karomah Mbah Moen yang bikin takjub banyak orang adalah saat beliau masih muda dan bertemu dengan Nabi Khidir AS.
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap Hal Wajib yang Dilakukan Jika Ingin jadi Hamba yang Dicintai Allah, Apa Itu?
Seperti dilansir AyoJakarta.com dari Portal Majalengka dengan judul "PESAN NABI Nabi Khidir As untuk Mbah Moen Tentang Rahasia Akhir Zaman".
Semasa muda, Mbah Moen menghabiskan waktunya untuk menuntut ilmu di sebuah pondok pesantren yang berada di daerah Lirboyo.
Di saat sedang mondok itulah Mbah Moen muda alami satu kejadian yang aneh luar biasa, yang bisa disebut sebagai salah satu karomah.
Baca Juga: Ingin Jadi Hamba yang Dicintai Allah? Mbah Moen Ungkap Hal yang Wajib Dilakukan
Mbah Moen muda dengan ijin Allah SWT dapat berjumpa dengan Nabi Khidir AS, dan mendapatkan pesan mendalam dari sang Nabi.
Berikut kisah Mbah Moen muda yang berjumpa dengan Nabi Khidir As, dilansir Portal Majalengka dari YouTube Nasihat Kakek.
Dikisahkan, saat Mbah Moen masih mondok di Lirboyo, sekitar pukul 11 siang, Mbah moen mendengar suara yang memanggil beliau dari kuburan Setono Gedong.
Orang itu pun berkata, kurang lebihnya sebagai berikut:
"Awakmu ora usah ngelek-ngelek wong sing sekolah umum, awakmu ngaji wae sing tenan.
(kamu tidak usah menjelek-jelekkan orang yang sekolah 'Formal', kamu sebagai santri ngaji saja yang sungguh-sungguh)" ucap orang tua itu pada Mbah Moen Muda.
Baca Juga: Karomah Istri Mbah Moen, Heni Maryam yang Buat Terheran-Heran Terjadi Jelang Pemakaman, Apa Itu?
Orang tua itu pun kembali melanjutkan ucapannya,
"Cung.... Sekarang kamu mempelajari ilmu agama melalui kitab-kitab yang berbahasa Arab.
Nantinya kamu akan menemui suatu zaman, pada zaman itu ilmu agama dipelajari menggunakan buku-buku terjemahan.
Baca Juga: Nasihat Mbah Moen Agar Terhindar dari Penyakit dan Kesialan, Anda Wajib Tahu dan Amalkan!
Kamu tidak boleh anti terhadap dengan hal itu. Akan tetapi kamu harus memegang dengan sungguh-sungguh mengaji kitab-kitab bahasa Arab.” ucap orang tua itu kepada Mbah Moen Muda.
Setelah berpesan, orang tua itu kemudian berdo'a sangat lama dan diamini oleh Mbah Moen Muda. Setelah berdoa orang itu kemudian menghilang. Orang itu adalah Nabi Khidir AS.
Setelah pertemuan Mbah Moen muda dengan Nabi Khidir AS itu, Mbah Moen muda terlihat sebagai santri muda yang sangat Alim.
Baca Juga: Mbah Moen Ungkap 4 Perbuatan Buruk Manusia yang Bisa Datangkan Kerusakan, Salah Satunya Hawa Nafsu!
Akan tetapi, Mbah Moen pernah dawuh bahwa beliau sangat susah, karena terlihat sangat Alim setelah pertemuan itu.
Hal itu dikarenakan kealiman, dengan model seperti itu tidak bisa diwariskan kepada murid-murid. Walaupun beliau tetap giat dalam belajar dan mengaji.
Walaupun dengan kesibukan berdakwah, menghidupi keluarga, berbagai urusan masyarakat dan negara. Mbah Moen sangat sungguh-sungguh dalam mengajar, mendidik dan mengaji dengan para santri.
Baca Juga: Ingin Sukses Dunia dan Akhirat? Anjuran Mbah Moen Baca Amalan Doa Ini 100 Kali Sebelum Subuh
Mbah Moen muda mendirikan mushola di depan Ndalem sebagai sarana mengaji dan berjama'ah masyarakat sekitar.
Dan mushola itu juga kemudian menjadi pondok pesantren. Mbah Moen muda juga mendirikan Muhdloroh sebagai madrasah dalam pondok.
Mbah moen pun membangun sekolah formal, sekolah yang berbasis umum atau kurikulum, seperti MTS, MA, SMK, maupun STAI.
Baca Juga: Cukup Baca Surah Ini Sebelum Masuk Rumah, Mbah Moen: Rezeki Akan Mengalir Deras
Di samping itu juga membangun madrasah dalam pondok pesantren, yang di dalamnya terdapat pembelajaran kitab-kitab, sebelum dan sesudah selesai pembelajaran di sekolah.
Demikianlah sedikit kisah tentang Mbah Moen saat masih muda yang mendapatkan doa dari Nabi Khidir AS.
Hingga di masa sepuhnya, Mbah Moen menjadi ulama yang sangat disegani oleh semua kalangan karena kealiman yang dimiliki Mbah Moen. Sholu 'ala Nabi Muhammad.***