AYOJAKARTA.COM - Setiap mahluk hidup termasuk manusia di bumi tak luput dari yang namanya kematian atau meninggal dunia.
KH Maimoen Zubair yang lebih akrab disapa Mbah Moen, menjelaskan perihal rahasia hari Selasa dan Jumat.
Salah satu rahasia hari Selasa dan Jumat adalah jika ada yang meninggal akan tergolong sebagai orang yang mulia, kata Mbah Moen.
Perihal dua hari yang mulia ini sempat diungkapkan oleh K.H. Maimun Zubair atau Mbah Moen semasa beliau hidup.
Berbeda dengan hari-hari pada umumnya, ternyata dua hari ini dimuliakan Mbah Moen.
Adapun yang membuat dua hari ini mulia adalah keistimewaan di hari tersebut tidak dimiliki hari lain.
Almarhum Mbah Moen sempat membeberkan adanya dua hari yang mulia dan memiliki alasan yang kuat.
Mungkin masih banyak yang tak tahu akan adanya dua hari yang mulia ini.
Menurut penjelasan Mbah Moen bahwa ada alasan kenapa dua hari ini jadi mulia.
Lantas hari apa saja yang diungkapkan Mbah Moen?
Mula-mula Mbah Moen menjelaskan adanya hari yang berdasarkan pengalaman keluarganya.
"Sekarang malem Selasa, kebetulan bapak ku wafat malem selasa, ketika matahari tenggelam, hari Selasa," ujar Mbah Moen dikutip Portalsulut.pikiran-rakyat.com dari akun Instagram @ppalanwarsarang pada Jumat, 5 Agustus 2022.
Mbah Moen menambahkan bahwa hari Selasa termasuk hari yang mulia di situlah Allah SWT menciptakan orang-orang pilihan seperti ulama.
"Ibuku Selasa, Mbah ku juga Selasa, buyut ku juga Selasa, para Kiayi juga banyak yang Selasa," tuturnya.
"Pada Selasa itu Allah menciptakan gunung, Ulama itu ibarat gunung, kalian harus tahu, faham ya!," sambung Mbah Moen.
Di sisi lain, murid dari Mbah Moen yakni Gus Baha sempat menjelaskan bahwa gurunya tersebut pernah mengungkapkan hari yang dianggap mulia.
Artikel ini telah tayang di Portal Sulut dengan judul 'Sebelum Meninggal, Almarhum Mbah Moen Sempat Ungkap 2 Hari Paling Mulia, Ternyata Ini Alasannya'
Bahkan, menurut penjelasan Gus Baha bahwa Mbah Moen menginginkan bila dirinya boleh memilih, ingin wafat di hari tersebut.
"Beberapa hal yang terkait keluarga seperti sudah terencana, beliau sering cerita kalau mbah-mbah beliau wafat di hari Selasa," ucap Gus Baha Gus Baha.
"Yang saya kenang itu beliau guyon, guyonnya itu baik semua," tambah Gus Baha.
"Jika aku mati Selasa berarti aku ulama. Karena ulama itu matinya hari Selasa, jika aku matinya hari Jumat berarti aku ini Wali," ucap Mbah Moen seperti yang dijelaskan Gus Baha.
"Kalau aku sih mati Selasa atau Sabtu bodo amat, orang gak ada pengaruhnya, orang-orang tidak akan menganggap ulama. Konteksnya ini ulama," sambungnya.
"Jadi enggak usah ngarep mati hati Selasa, nggak ngaruh, maksud Mbah Moen itu konteksnya ulama," jelasnya.
"Kok enak semua Mbah? Jawab Saya, Mbah Moen pun tertawa," ujarnya
"Artinya begini, betapa khusnudzonnya Mbah Moen pada Allah SWT," tutup murid Mbah Moen tersebut.
Penjelasan Gus Baha tentang adanya hari-hari mulia yang diungkapkan Mbah Moen ini bisa ditonton lewat kanal YouTube Santri Gayeng dengan judul "Sebelum Mbah Moen Pergi".
Itulah ulasan mengenai dua hari yang mulia dan istimewa menurut Almarhum Mbah Moen.*** (Diki Cahya Mulya Gobel/ Portal Sulut)