Khazanah

Humor Lucu Gus Dur, Pernah Dikejar-kejar Polisi Usai Ceramah di Jember, Ternyata….

Oleh: Redaksi Minggu 07 Agu 2022, 21:00 WIB
Gus Dur

 

AYOJAKARTA.COM—Siapa tak kenal Abdurrahman Wahid atau yang biasa disapa Gus Dur.

Banyak hal terkenang dalam sosok Bapak Bangsa ini.

Selain kesederhanananya, kritikannya, tak lupa adalah sifat humorisnya yang melegenda.

Jokes-Jokes cerdas Gus Dur awet menjadi cerita penghibur yang sarat makna dan turun temurun diceritakan kepada para santrinya maupun rakyat Indonesia.

Baca Juga: Gurun Sahara Google Maps Viiral di TikTok, Ini Keunikan Padang Pasir Terluas di Dunia

Banyak jokes yang pernah Gus Dur alami dan kemudian ia ceritakan. Entah menyangkut orang lain atau dirinya sendiri.

Ada sebuah cerita humor yang dialami Gus Dur di masa Orde Baru yang sungguh mencengangkan.

Waktu itu Gus Dur dikejar-kejar polisi usai mengisi ceramah di daerah Jawa Timur.

Masa itu, memang penuh dengan pengawasan dan pantauan dari pihak-pihak berwajib.

Dikisahkan dalam nu.or.id,  pulang dari ceramah di Jember, mobil yang membawa Gus Dur sudah dibuntuti dua motor gede putih milik Polisi.

Dua moge polisi tersebut berhasil menyalip mobil Gus Dur. Polisi sengaja mengambil jarak agak jauh di depan mobil Gus Dur agar dapat memberhentikannya.

Baca Juga: Jadwal Bioskop Pengabdi Setan 2 Communion di Jakarta. Jangan Sampai kehabisan Tiketnya!

“Ada apa?!” Gus Dur bertanya kepada polisi yang mencegatnya.

 “Assalamu’alikum, kiai,” ucap salah seorang oknum polisi.

“Wa’alaikumussalam. Ini ada apa, kan saya sudah pergi. Sana pergi kalian,” Gus Dur mencoba mereka makin mendekat.

“Begini kiai,” kata oknum polisi sampai di kaca jendela. (sedangkan orang-orang di mobil Gus Dur sudah merasa khawatir).

“Begini kiai, mohon maaf, saya tadi belum sempat salaman sama njenengan, jadi terpaksa saya mengikuti kiai. Tolong kiai, saya ingin salaman,” kata Polisi.

Keduanya lalu salaman sembari mencium tangan Gus Dur.

Baca Juga: Ingat ! 8-9 Agustus Job Fair Jakarta Pusat 2022. Berikut Langkah Pendaftarannya!

“Matur nuwun kiai. Selamat jalan ya,” kata dua polisi tadi sambil cengengesan puas karena sukses bisa salaman dengan Gus Dur.

Kata Gus Dur: “Begitu lah orang NU. Tadinya mereka (polisi) sudah repot-repot disuruh menjaga supaya ceramah saya tidak suskes, eeh...ujung-ujungnya pengen salaman.”

Cerita yang awalnya mendebarkan itu berakhir dengan tawa sumringah, karena ternyata kedua polisi itu hanya ingin salim kepada Gus Dur, saking hormat dan ngefansnya.

 

 

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati