Khazanah

Kisah Sahabat Nabi Muhammad SAW yang Menyembelih Ayam saat Hari Raya Idul Adha, Ini Alasannya

Oleh: Admin Minggu 10 Jul 2022, 07:30 WIB
Kisah sahabat Nabi Muhammad SAW yang selalu menyembelih ayam saat Hari Raya Idul Adha

AYOJAKARTA.COM - Berikut kisah sahabat Nabi Muhammad SAW yang selalu menyembelih ayam saat Hari Raya Idul Adha.

Biasanya kurban dikenal dengan menyembelih kambing atau sapi, namun berbeda dengan kisah sahabat Nabi Muhammad SAW yang selalu menyembelih ayam saat Idul Adha.

Simak ulasan lengkapnya kisah sahabat Nabi Muhammad SAW yang selalu menyembelih ayam saat Idul Adha pada artikel di bawah ini:

Kisah unik pernah terjadi saat momen Idul Adha pada zaman Rasulullah SAW.

Ada dua sahabat Nabi, Sayyidina Bilal bin Rabah dan Ibnu Abbas diriwayatkan menyembelih hewan tak biasa pada saat Idul Adha.

Alih-alih menyembelih sapi, unta, kambing atau domba, dua sahabat Nabi ini justru menyembelih ayam.

Dikisahkan di masa-masa kurban itu, Bilal bin Rabah seringkali menyembelih ayam dan ada kalimat yang sangat populer dari muazin kesayangan Nabi ini yaitu:

"Saya sesungguhnya tidak peduli dengan apa yang orang-orang sajikan, saya bisa menyembelih ayam dan bisa bersedekah dengan hasil penyembelihan itu kepada anak-anak yatim dan orang-orang fakir."

Sahabat Bilal suka menyembelih ayam di waktu-waktu orang berkurban dengan binatang-binatang ternak seperti kambing, domba, unta dan sapi. Dan hasil sembelihannya itu diedekahkan kepada golongan-golongan yang berhak menerimanya.

Hal ini lebih dia sukai dibandingkan dengan yang orang lakukan.

Bilal kemudian berkata, "Aku lebih suka melakukan yang seperti ini dibandingkan dengan aku menyembelih seperti mereka".

Sedangkan kisah sahabat Nabi SAW yang pada Hari Raya Idul Adha menyembelih ayam yaitu Ibnu Abbas RA.

Sejak kecil, Ibnu Abbas dikenal dengan semangat beralamalnya yang tinggi.

Bahkan banyak riwayat yang mengatakan kebiasaan Ibnu Abbas yang sering meminta tolong pembantunya membeli daging sebanyak 2 dirham.

Karena kebiasaan itu dia sering membeli daging untuk dibagi-bagikan pada Hari Raya Idul Adha sesuai kemampuannya.

Sebagai informasi, Ibnu Abbas ketika Idul Adha nyaris selalu menyembelih ayam. Saat ditanya perihal hewan yang disembelihnya dia tidak mempedulikannya.

Hal ini menunjukkan spirit kebiasaan untuk memberi sesuai kemampuan. Meski tidak bisa berkurban dengan kambing, sapi, atau binatang ternak lainnya, maka jangan lantas tidak menyembelih hewan apapun.

Sebab hari Idul Adha diistilahkan oleh Allah SWT sebagai yaumu uklin wa syurbin (hari makan dan minum). Akan tetapi jangan diniatkan kurban.

Selain itu hal ini tidak lantas dijadikan dalil tentang bolehnya berkurban dengan ayam. Keduanya hanya ingin menekankan pentingnya bersedekah pada bulan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Dengan apa yang dilakukan Sahabat Bilal dan Ibnu Abbas ini mengajarkan kita bahwa cara menghormati datangnya Hari Raya Idul Adha yang dinamai sebagai hari raya makan minum, maka diupayakan kita bisa menyuguhkan makanan yang enak pada hari tersebut sesuai dengan kemampuan kita.

Reporter Admin
Editor Desi Kris