Khazanah

Tata Cara Berbuka Puasa Dzulhijjah, Membaca Doa dengan Mengangkat Kedua Telapak Tangan ke Atas

Oleh: Admin Kamis 07 Jul 2022, 16:30 WIB
Bacaan niat puasa Dzulhijjah 1443 Hijriah

AYOJAKARTA.COM - Simak tata cara berbuka puasa Dzulhijjah dalam artikel ini.

Bulan Dzulhijjah telah tiba!

Memasuki bulan yang identik dengan Hari Raya Idul Adha dan kurban ini, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.

Di antaranya memperbanyak sedekah, membaca dzikir dan Al Quran hingga melakukan puasa sunnah dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah.

Baca Juga: Ingin Mudik Hari Raya, Cek Yuk Tanggal Cuti Bersama Idul Adha!

Dikutip AyoJakarta.com dari NU Online Jumat (1/7/2022), berikut adalah tata cara berbuka puasa Dzulhijjah sesuai tuntunan.

1. Menyegerakan berbuka

Bila telah yakin masuk waktu buka puasa, maka segeralah berbuka dan jangan menundanya.

2. Berbuka terlebih dulu sebelum salat magrib

3. Baca basmalah

Sebelum berbuka puasa, terlebih dulu membaca basmalah yaitu Bismillahir rahmanir rahim.

4. Makan kurma

Disunahkan makan kurma dengan jumlah ganjil misal tiga atau lima butir.

Diutamakan berbuka dengan kurma basah, namun jika tidak ada boleh dengan kurma kering.

Baca Juga: Tata Cara dan Niat Mandi Idul Adha hingga Adab Serta Keutamaannya

5. Minum air

Jika tidak ada kurma basah atau kering, maka disunahkan berbuka dengan minum air terutama air zamzam sebanyak tiga tegukan.

6. Jika tidak ada air zamzam maka berbuka dengan air yang berasal dari Sungai Nil.

Namun jika tidak ada air dari kedua sumber tersebut bisa meminum air biasa, air mineral atau air kemasan.

7. Jika tidak ada air minum, disunahkan berbuka dengan sesuatu yang manis atau manisan.

8. Membaca doa buka puasa

Disunahkan membaca doa buka puasa dengan mengangkat kedua belah telapak tangan ke atas.

Baca Juga: Bolehkah Kurban Seekor Kambing untuk Sekeluarga di Hari Raya Idul Adha? Begini Penjelasannya Menurut Ulama

Berikut doa buka puasa

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya:

“Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”

9. Makan dan minum secukupnya

Dianjurkan untuk makan dan minum secukupnya, tidak berlebih-lebihan atau bermewah-mewahan apalagi sampai kekenyangan.

Dianjurkan pula agar tidak menyisakan makanan dan minuman yang menimbulkan mubadzir.

10. Setelah selesai makan dan minum, kemudian membaca doa.***

Reporter Admin
Editor Fathul Amanah